fbpx
LOGO

Manfaat Coluracetam, Nootropik yang Kuatnya Melebihi Piracetam

September 22, 2020
IMG

Coluracetam merupakan nootropik golongan baru. Senyawa ini berasal dari keluarga racetam, larut dalam lemak dan memiliki efek yang jauh lebih kuat dibandingkan dengan racetam asli, piracetam.

 

Nootropik adalah suplemen yang bekerja sebagai penguat otak, diantaranya termasuk meningkatkan fungsi kognisi, memori, kemampuan belajar, fokus, mengurangi stres, dan tanpa menghasilkan efek samping yang signifikan.

 

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai nootropik, Anda dapat membaca artikel kami lainnya dengan judul Apa itu nootropik?

 

Coluracetam meningkatkan konversi kolin menjadi asetilkolin (ACh) yang berkaitan dengan peningkatan kewaspadaan, perhatian pada detail dan memori. Coluracetam juga memiliki efek anti-kecemasan yang membantu meningkatkan mood, mengobati gangguan kecemasan, serta membantu meningkatkan persepsi terhadap warna dan suara.

 

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa ketika digunakan sebagai stimulan, suplementasi coluracetam tidak menyebabkan efek samping stimulan konvensional seperti yang ditemukan pada ritalin (obat bagi penderita hiperaktivitas) dan kopi.

 

Manfaat dari penggunaan coluracetam dapat bertahan lama, bahkan setelah Anda berhenti mengonsumsi suplemen.

 

 

Manfaat

 

1. Membantu meningkatkan memori dan pembelajaran

Mengonsumsi coluracetam dapat meningkatkan penyerapan kolin dan asetilkolin (ACh) pada otak. Peningkatan asetilkolin pada neuron juga dapat membantu meningkatkan memori, meningkatkan kognisi, dan kemampuan pengambilan keputusan yang lebih baik.

 

Coluracetam memengaruhi proses kognitif dan membantu seseorang bekerja dengan lebih efisien. Suplementasi coluracetam juga terbukti meningkatkan proses HACU bahkan pada sel neuron yang rusak (1).

 

Percobaan hewan di Jepang membuktikan bahwa pemberian coluracetam (MKC-231) selama 8 hari pada tikus dengan gangguan ingatan dapat meningkatkan aktivitas HACU sekaligus kemampuan berpikir, serta menginduksi efek peningkatan memori dalam waktu yang lama (2).

 

2. Meningkatkan fokus dan konsentrasi

Coluracetam berperan dalam meningkatkan pensinyalan saraf dan efektivitas glutamat, yang sangat berkaitan dengan peningkatan fokus dan konsentrasi.

 

Selain itu, suplementasi kolin memiliki sifat neuroprotektif, yaitu melindungi saraf otak dari toksisitas atau keracunan glutamat (3).

 

3. Mengatasi depresi dan gangguan kecemasan

Efek coluracetam pada reseptor AMPA (reseptor glutamat) dan peningkatan serapan kolin membantu memperbaiki gangguan mood tanpa memengaruhi kadar serotonin.

 

Para peneliti melaporkan bahwa coluracetam mampu mengatasi depresi klinis dan gangguan kecemasan tanpa mempengaruhi kadar serotonin di otak, serta tanpa efek samping yang dapat mengganggu produksi serotonin (4). 

 

 

 

Sumber Makanan

 

Coluracetam hanya tersedia dalam bentuk sediaan suplemen.

 

 

Rekomendasi Dosis

 

Dosis umum coluracetam berkisar antara 20 – 80 mg per hari.

 

Pada awal konsumsi coluracetam, sangat direkomendasikan untuk memulai dengan dosis kecil secara sublingual (letakkan di bawah lidah), kemudian tingkatkan dosis secara perlahan setelah mengetahui reaksinya pada tubuh. 

 

 

Interaksi Sinergi

 

Coluracetam bekerja dengan meningkatkan serapan kolin dalam otak, sehingga ketika jumlah kolin tidak memadai dapat terjadi efek samping yang tidak diinginkan. Sangat disarankan untuk mengonsumi coluracetam bersama dengan tambahan suplemen kolin.

 

Karena sifatnya yang larut lemak, konsumsi coluracetam harus dikombinasikan dengan makanan yang mengandung lemak sehat seperti satu sendok makan minyak kelapa yang diperas dingin atau minyak zaitun.

 

 

Efek Samping

 

Pada konsumsi dosis yang terlalu tinggi, coluracetam dapat menyebabkan kelelahan, kecemasan, kelelahan, sakit kepala, gugup, dan mual.

 

 

Kontraindikasi

 

Kondisi dibawah ini tidak disarankan mengonsumsi coluracetam:

Ibu hamil dan menyusui

Anak-anak

Alergi terhadap racetam dan turunannya

Memiliki riwayat stroke hemoragi (perdarahan otak)

 

 

Referensi:

Tomen D. (2016). Coluracetam. Nootropics Expert. Diakses pada 09 September 2019.

Bessho T, Takashina K, Eguchi J, Komatsu T, Saito K. MKC-231, a choline-uptake enhancer: (1) long-lasting cognitive improvement after repeated administration in AF64A-treated rats. J Neural Transm (Vienna). (2008).

Murai S, Saito H, Abe E, Masuda Y, Odashima J, Itoh T. MKC-231, a choline uptake enhancer, ameliorates working memory deficits and decreased hippocampal acetylcholine induced by ethylcholine aziridinium ion in mice. J Neural Transm Gen Sect. (1994). 

Akaike A, Maeda T, Kaneko S, Tamura Y. Protective effect of MKC-231, a novel high affinity choline uptake enhancer, on glutamate cytotoxicity in cultured cortical neurons. Jpn J Pharmacol. (1998).

Bauser D. (2009). Neurogenesis-stimulating compounds show promise in the treatment of major depression. Medscape. Diakses pada 09 September 2019.

 


Tags: , , ,