fbpx
LOGO

4 Alasan Pentingnya Mengonsumsi Multivitamin

August 10, 2020
IMG

Vitamin dan mineral adalah dua senyawa yang sangat diperlukan tubuh. Vitamin didapatkan melalui sumber makanan seperti sayur, buah, dan suplemen makanan. Kebanyakan orang mengalami kekurangan vitamin B, vitamin D, vitamin E, dan asam lemak omega. Hal ini menyebabkan tubuh menjadi rentan terkena berbagai penyakit bahkan dapat menyebabkan kematian.

 

Beberapa orang mungkin dapat menyeimbangkan asupan vitamin melalui sumber makanan. Namun sebagian lainnya memerlukan asupan vitamin tambahan.

 

Sebuah laporan yang diterbitkan pada tahun 2012 menyebutkan bahwa sebagian besar orang dewasa di Amerika Serikat yang tidak mengonsumsi suplemen tambahan mengalami kekurangan vitamin dan mineral, dimana 96% kekurangan vitamin D, 96% kekurangan vitamin E, 58% kekurangan vitamin A, dan 48% kekurangan vitamin C.

 

Sedangkan mereka yang mengonsumsi suplemen tambahan mengalami kekurangan yang jauh lebih sedikit, yaitu 25% kekurangan vitamin D, 5% kekurangan vitamin E, 3% kekurangan vitamin A, dan 2% kekurangan vitamin C (1)

 

Dokter Rhonda Patrick, dalam foundmyfitness.com, menegaskan bahwa asupan vitamin yang cukup dengan jumlah yang tepat sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan tubuh. Ia juga mengkritik sebuah artikel yang menyatakan bahwa suplementasi vitamin tidak diperlukan bagi tubuh dan berpotensi membahayakan.

 

Menurutnya, efektivitas vitamin dapat dipengaruhi oleh kondisi kesehatan seseorang dan jumlah asupan vitamin. 

 

 

Manfaat

 

1. Mencegah Kanker 

Dalam sebuah meta-analisis menyatakan bahwa mengonsumsi multivitamin lebih dari 10 tahun menunjukkan insiden terjadinya kanker yang rendah (2). Asam folat atau bentuk lain dari vitamin B juga sangat dibutuhkan untuk perkembangan sel dan DNA, serta cukup mampu mencegah perkembangan sel kanker.

 

Kekurangan vitamin C dan E juga menjadi salah satu penyebab kanker paru-paru pada perokok. Hal ini dikarenakan antioksidan dalam tubuh tidak cukup mampu melindungi tubuh dari stress oksidatif dan kerusakan sel akibat radikal bebas.

 

Banyaknya radikal bebas dalam tubuh juga mengakibatkan kekurangan vitamin A yang tentunya memperluas masalah kesehatan lainnya.

 

2. Menjaga Kesehatan Kardiovaskular

Sebuah studi meta-analisis menyatakan bahwa suplementasi vitamin C, E, dan β-carotene dapat mengurangi gejala penyakit aterosklerosis, kerusakan atau cedera pada lapisan dalam pembuluh darah arteri (endothelium) yang disebabkan oleh kadar kolesterol, trigliserida, dan tekanan darah tinggi (3).

 

3. Menjaga Kesehatan Mata

Vitamin A adalah pelindung mata terbaik, khususnya melindungi mata dari kerusakan mata terkait usia. Penelitian yang dipublikasikan dalam JAMA Opthalmology menunjukkan bahwa kadar karotenoid dalam darah yang lebih tinggi vitamin A (termasuk lutein dan zeaxanthin) dapat mengurangi risiko Age-related Macular Degeneration (AMD) atau degenerasi makula hingga 25 persen.

 

Karoten yang terkandung didalamnya juga melindungi jaringan makula dengan menurunkan tingkat stres oksidatif (4).

 

4. Menjaga Kesehatan Tulang

Vitamin D terkenal akan manfaatnya dalam menjaga kesehatan tulang. Ini juga disebut sebagai vitamin sinar matahari. Kombinasi vitamin D dan kalsium dapat menjaga kesehatan tulang. 

 

Selain itu, vitamin A juga bisa menjaga kesehatan tulang. Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2017 melaporkan bahwa mengonsumsi makanan tinggi vitamin A dapat membantu menjaga tulang tetap kuat dan sehat. Meta-analisis lebih dari 300.000 orang dewasa di atas usia 20 menemukan bahwa orang  memiliki asupan retinol dan vitamin A dapat mengurangi risiko patah tulang (5).

 

 

 

Sumber Makanan

 

Vitamin dapat ditemukan pada banyak sumber makanan, seperti:

Sayur-sayuran

Buah-buahan

Daging

Ikan

Biji-bijian

 

 

Dosis Pemakaian

 

Dosis pemakaian dapat bervariasi tergantung kebutuhan dan kondisi kesehatan. Disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

 

Vitamin C, D, dan beberapa bentuk vitamin B disarankan untuk dikonsumsi pada pagi hari. Sedangkan Vitamin B3 disarankan untuk dikonsumsi pada malam hari atau sebelum tidur. Disarankan mengonsumsi suplemen multivitamin setelah makan.

 

 

Defisiensi

 

Kekurangan vitamin akan menyebabkan tubuh mudah terkena berbagai risiko penyakit, seperti kanker, penyakit jantung, tulang keropos, dan mengganggu perkembangan janin pada wanita hamil.

 

 

Efek Samping

 

Setiap suplementasi vitamin memiliki efek samping yang berbeda, diantaranya:

Insomnia

Mengantuk

Sakit perut

Diare

Mual

Muntah

 

 

Kontraindikasi

 

Sebelum mengonsumsi vitamin, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu, terutama orang dengan kondisi medis tertentu. Hal ini untuk mencegah efek samping dan interaksi obat yang mungkin terjadi.

 

 

Referensi

Found My Fitness. (2014). Rebuttal to anti-vitamin editorial: “Enough is enough”. Found My Fitness. Diakses pada 24 Juli 2019.

Anderson, Jane. (2019). When is the best time to take vitamins?. Verywell Fit. Diakses pada 24 Juli 2019.

Lehman, Shereen. (2018). The health benefits of vitamin a. Verywell Fit. Diakses pada 24 Juli 2019.

Wilson, D. R. (2016). Do you need to take vitamins?. Healthline. Diakses pada 24 Juli 2019. 

Bailey RL, Fulgoni VL 3rd, Keast DR, Dwyer JT. Examination of vitamin intakes among US adults by dietary supplement use. J Acad Nutr Diet. (2012). 

Fortmann SP, Burda BU, Senger CA, Lin JS, Whitlock EP. Vitamin and mineral supplements in the primary prevention of cardiovascular disease and cancer: An updated systematic evidence review for the U.S. Preventive Services Task Force. Ann Intern Med. (2013).

Wu J, Cho E, et al. Intakes of lutein, zeaxanthin, and other carotenoids and age-related macular degeneration during 2 decades of prospective follow-up. JAMA Ophthalmol. (2015).

Zhang X, Zhang R, et al. The effect of vitamin a on fracture risk: A meta-analysis of cohort studies. Int. J. Environ. Res. Public Health (2017).


Tags: , , , , ,