fbpx
LOGO

Apakah Oat yang Anda Konsumsi Benar-benar Bebas Gluten?

October 8, 2020
IMG

Banyak orang yang menganggap oat dan gandum adalah sama. Tetapi, keduanya adalah produk yang berbeda dan memiliki manfaat yang berbeda pula bagi tubuh. Perbedaan utamanya adalah oat berasal dari tanaman gen Avena, sementara gandum berasal dari tanaman Triticum.

 

Oat merupakan sumber karbohidrat dan sumber serat larut, dan masih memiliki lapisan kulit ari serta bakal biji. Sementara gandum adalah tanaman rerumputan yang merupakan sumber serat tidak larut dan merupakan bahan mentah yang digunakan untuk membuat tepung roti, kue, dan pastry.

 

Oat merupakan sumber tiamin, zat besi, dan serat makanan yang baik. Oat sering dipuji sebagai salah satu pilihan sarapan paling sehat, dan seringkali dikonsumsi oleh peserta diet gluten.

 

Jadi, apakah manfaat oat seperti yang dipercaya selama ini? Apakah mengonsumsi oat dapat membuat tubuh menjadi sehat atau dapat menyebabkan sensitivitas gluten, gangguan pencernaan, dan kerugian kesehatan lainnya?

 

 

Apa kata penelitian mengenai oat?

 

Menurut Pusat Penyakit Celiac Universitas Chicago, secara teknis oat adalah biji-bijian bebas gluten karena mereka bukan jenis gandum, barley atau gandum hitam (rye), tiga kelompok biji-bijian utuh yang secara alami mengandung gluten protein. Alih-alih mengandung gluten, oat sebenarnya memiliki protein yang disebut avenin.

 

Hal ini menjadi rumit jika mendebatkan apakah oatmeal bebas gluten, karena juga berkaitan dengan proses penanaman dan produksi oat yang harus terbebas dari produk gluten lainnya

 

Oat yang dijual secara komersial, termasuk oatmeal organik, akan terkontaminasi gluten bila dalam prosesnya dicampur dengan biji-bijian seperti gandum, barley dan gandum hitam. Maka dari itu perlu dipastikan oatmeal yang akan dibeli berlabel certified gluten-free atau bebas gluten. 

 

 

 

Manfaat oat dan oatmeal bebas gluten

 

Mengonsumsi oatmeal bebas gluten secara teratur adalah cara yang baik untuk mendapatkan vitamin B, zat besi, magnesium, dan selenium. Itulah sebabnya American Heart Association menganggap oatmeal sebagai makanan sehat jantung bersertifikat.

 

Adapun manfaat kesehatan oat lainnya antara lain:

Menurunkan kolesterol

Menurunkan berat badan

• Meningkatkan rasa kenyang

• Menjaga kesehatan pencernaan

• Meningkatkan kekebalan tubuh

• Meningkatkan sensitivitas insulin

• Memiliki skor GI yang rendah

 

Meskipun oat memiliki manfaat kesehatan yang tidak dimiliki gandum, disarankan untuk tetap mengonsumsinya dalam jumlah sedang. Karena kaya serat, konsumsi oat secara berlebih dapat menyebabkan masalah pencernaan, berkontribusi terhadap kenaikan berat badan, dan menyebabkan ketidakseimbangan gula darah.

 

Untuk mengatasi hal tersebut, Anda dapat merendamnya semalam dan minum banyak air. Seperti biji-bijian utuh lainnya, merendam oat membantu mengurangi antinutrien dan enzim yang dapat mengacaukan penyerapan nutrisi dan pencernaan.

 

 

Kesimpulan

 

Oat termasuk ke dalam biji-bijian yang secara alami tidak mengandung gluten. Namun, oat dapat mengandung gluten jika dalam proses penanaman atau produksinya terkontaminasi dengan bahan lain yang mengandung gluten. Jika Anda ingin mengonsumsi oatmeal bebas gluten, pastikan produk berlabel certified gluten-free

 

Oat tidak hanya bagus untuk diet, oatmeal bebas gluten juga bermanfaat untuk kesehatan jantung, menjaga kesehatan pencernaan, dan meningkatkan rasa kenyang. Disarankan untuk mengonsumsi oat dalam jumlah sedang karena serat dapat menyebabkan masalah pencernaan. 

 

 

Referensi

Levy J. (2018). Are oats gluten-free? The truth about oats & gluten. Dr Axe. Diakses pada 10 Oktober 2019.

Carlson A. (2019). Difference between oat and wheat. Difference. diakses pada 10 Oktober 2019.