fbpx
LOGO

Benarkah Minyak Krill 48 Kali Lebih Kuat daripada Minyak Ikan?

October 5, 2020
IMG

Asam lemak omega-3 telah terbukti dapat mencegah penurunan fungsi kognitif serta mencegah berbagai masalah kesehatan. Omega-3 dapat dengan mudah ditemukan pada ikan laut. Minyak hati ikan kod umum digunakan dalam proses pembuatan suplemen omega-3. Tetapi sebagian besar pasokan ikan dunia terkontaminasi oleh bahan pencemar dan racun industri.

 

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat atau Food and Drug Administration (FDA) dan Otoritas Keamanan Makanan Eropa atau European Food Safety Authority (EFSA) telah mengeluarkan peringatan kesehatan terhadap konsumsi ikan dan kerang-kerang tertentu untuk anak kecil, wanita yang sedang hamil atau mungkin hamil, dan ibu menyusui.

 

Dalam hal ini, minyak krill juga menjadi pilihan yang lebih baik bagi kebanyakan orang. Minyak krill terbuat dari krill, krustasea kecil seperti udang yang menghuni wilayah lautan dingin di dunia. Meskipun ukurannya kecil, krill merupakan biomassa hewan terbesar di bumi dengan jumlah sekitar 500 juta ton di laut utara. 

 

Minyak krill aman dikonsumsi karena krill tidak terganggu dengan masalah kontaminasi berat.

 

Minyak krill mengandung asam lemak omega-3 seperti asam eikosapentanoat (EPA) dan asam docosahexanoic (DHA) yang ditemukan dalam struktur fosfolipid rantai ganda. Hal ini membuatnya lebih mudah diserap tubuh. Selain itu, minyak krill juga mengandung  vitamin E, vitamin A, vitamin D, dan canthaxanthin yang merupakan antioksidan kuat.

 

Astaxanthin yang ditemukan dalam minyak krill juga memberikan perlindungan yang sangat baik terhadap sinar ultraviolet dan kerusakan kulit yang disebabkan oleh sinar UV. Potensi antioksidan dari minyak krill 48 kali lebih kuat daripada minyak ikan yang tentunya menjadikan minyak krill jauh lebih unggul.

 

 

Selain itu, minyak ikan sangat mudah rusak dimana kerusakan tersebut mengarah pada pembentukan radikal bebas. Oleh karena itu, antioksidan diperlukan untuk memastikan bahwa minyak ikan tidak teroksidasi dan menjadi racun di dalam tubuh Anda. Ketika Anda mengonsumsi minyak ikan, disarankan untuk mengonsumsi antioksidan tambahan untuk mencegah pembentukan radikal bebas oleh oksidasi minyak ikan.

 

Berikut ini hasil evaluasi yang dilakukan ORAC (Oxygen Radical Absorptance Capacity) independen terhadap kandungan antioksidan pada minyak krill:

Antioksidan lebih kuat 300 kali dari vitamin A dan vitamin E

Antioksidan lebih kuat 47 kali dari lutein

Antioksidan lebih kuat 34 kali dari koenzim Q-10 (CoQ10).

 

Adapun krill terbukti bermanfaat untuk berbagai masalah kesehatan, termasuk (1, 2):

1. Mendukung konsentrasi, memori, dan pembelajaran

2. Menurunkan risiko gangguan mental

3. Menjaga kesehatan gula darah

4. Menjaga kesehatan sendi dengan meningkatkan kenyamanan sendi

5. Melawan tanda-tanda penuaan

6. Melindungi membran sel

7. Menjaga tingkat kolesterol dan kesehatan lipid darah lainnya

8. Menjaga kesehatan fungsi hati yang sehat

9. Meredakan gejala PMS normal

10. Memperkuat sistem kekebalan tubuh 

11. Meningkatkan suasana hati

12. Mengoptimalkan kesehatan kulit

13. Mengurangi peradangan kronis

 

Untuk mendapat kualitas terbaik, pilihlah minyak krill yang terbuat dari olahan krill asli. Pastikan bahwa produk yang Anda beli benar-benar mengandung minyak krill. 

 

Referensi:

Mercola. (2008). Is krill oil 48 times better than fish oil?. Mercola. Diakses pada 07 Oktober 2019.

Deutsch L. Evaluation of the effect of Neptune Krill Oil on chronic inflammation and arthritic symptoms. J Am Coll Nutr. (2007).

Kidd PM. Omega-3 DHA and EPA for cognition, behavior, and mood: Clinical findings and structural-functional synergies with cell membrane phospholipids. Altern Med Rev. (2007).


Tags: ,