fbpx
LOGO

Rekomendasi Nutrisi untuk Lawan Covid-19 Oleh International Society for Immunonutrition (ISIN)

November 13, 2020
IMG

Pandemi Covid-19 belum juga usai. Catatan jumlah kasus posistif semakin menanjak setiap harinya. Jumlah kasus positif di dunia mencapai angka 25 juta dengan angka kematian lebih dari 840.000.

 

Di Indonesia sendiri, per tanggal 30 Agustus 2020 jumlah kasus positif mencapai angka 173.000 dengan lebih dari 7.300 angka kematian.

 

Hingga kini belum ada vaksin resmi yang diluncurkan untuk memerangi virus Covid-19. Sehingga, masyarakat diminta untuk tidak lengah dan tetap melakukan upaya untuk mempertahankan daya tahan tubuh dan melakukan pencegahan Covid-19 dengan rajin mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak.

 

Namun, di Indonesia saat ini telah memasuki masa transisi kebiasaan baru atau new normal. New normal meningkatkan kemungkinan masyarakat melakukan kontak dengan orang lain yang meningkatkan potensi terpapar Covid-19 jika protokol kesehatan tidak dilaksanakan dengan disiplin.

 

Salah satu upaya meningkatkan imunitas tubuh yakni mengonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang. Para pakar kesehatan merekomendasikan konsumsi beberapa suplemen yakni:

Vitamin A

Vitamin B kompleks

Vitamin C

Vitamin D

Vitamin E

Zinc (seng)

Zat besi

 

Perlu diingat bahwa tidak ada bukti penelitian suplemen diatas efektif mencegah penularan Covid-19. Namun, memenuhi asupan nutrisi diatas dapat dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan imunitas tubuh. Kekebalan tubuh yang kuat membuat tubuh tidak mudah terserang virus dan penyakit.

 

 

Lebih baik dari sumber alami

 

Beberapa suplemen mungkin tidak cocok bagi sebagian orang. Bagi pengguna obat-obatan medis, suplemen diatas dapat menghasilkan interaksi obat dan efek samping. Sehingga timbul efek sebaliknya yaitu melemahkan kekebalan tubuh.

 

Sebelum mengonsumsi suplemen diatas, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Suplemen yang dijual bebas dengan berbagai merek memiliki kualitas yang berbeda dan potensi bahaya yang belum dipelajari.

 

Perhatikan untuk tidak mengonsumsi dosis melebih saran dokter. Dosis tinggi dapat menyebabkan efek samping negatif yang tidak diinginkan.

 

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, Anda dapat meningkatkan asupan nutrisi melalui sumber alami. Vitamin, zinc, dan zat besi banyak ditemukan pada makanan yang sehari-hari kita konsumsi. 

 

Lebih lanjut, International Society for Immunonutrition (ISIN) mempublikasikan rekomendasi nutrisi harian untuk meningkatkan kekebalan tubuh, terutama untuk orang dengan usia lanjut (lansia).

Vitamin C: 200–2.000 mg 

Vitamin E: 134–800 mg

Zinc: 30–220 mg

 

Lansia dengan tekanan darah rendah disarankan meningkatkan asupan vitamin D 400–4.000 IU (10–100 mcg). Vitamin D bisa didapat melalui paparan sinar matahari. Berjemur di pagi hari selama 10 – 20 menit, dan hingga 40 menit untuk pemilik kulit gelap untuk memenuhi kebutuhan vitamin D harian Anda.

 

 

 

Kesimpulan

 

Konsumsi suplemen vitamin, zinc, dan zat besi disarankan untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Namun perlu diingat bahwa suplemen tersebut tidak dapat mencegah dan menyembuhkan orang yang terkena virus Covid-19. Hingga kini belum ditemukan vaksin maupun obat yang ampuh cegah penularan Covid-19. 

 

Sebelum mengonsumsi suplemen, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Hati-hati untuk membeli suplemen yang dijual bebas, karena bisa berpotensi bahaya. Jangan mengonsumsi suplemen lebih dari dosis yang disarankan.

 

Untuk menghindari efek samping, lebih aman meningkatkan asupan nutrisi melalui sumber alami seperti makanan dan paparan sinar matahari untuk vitamin D.

 

 

Referensi

International Society for Immunonutrition. (2020). ISIN Position Statement on Nutrition, Immunity and COVID-19. Diakses pada 01 September 2020.

Patel K. (2020). Coronavirus disease 2019 (COVID-19). Diakses pada 01 September 2020.


Tags: , ,