fbpx
LOGO

Manfaat Alpha-GPC Sebagai Nootropik

September 3, 2020
IMG

Alpha-GPC (alpha-glycerylphosphorylcholine) merupakan sumber kolin yang berasal dari kedelai atau lesitin bunga matahari, dan sebagian kecil terdapat secara alami dalam tubuh manusia.

 

Alpha-GPC diproduksi di otak sebagai produk sampingan dari phosphatidylcholine (PC). Sekitar 40% kolin mudah melewati penghalang darah-otak. Ketika otak membutuhkan lebih banyak kolin, ia akan memecah PC dari selaput sel dan mengubahnya menjadi Alpha-GPC.

 

Alpha-GPC merupakan salah satu jenis obat nootropik. Nootropik adalah suplemen yang bekerja sebagai penguat otak, diantaranya termasuk meningkatkan fungsi kognisi, memori, kemampuan belajar, fokus, mengurangi stres, dan tidak memiliki efek samping yang signifikan. 

 

Sebagai contoh, ikan kod mengandung Alpha-GPC yang mampu meningkatkan fungsi otak dan proses pembelajaran di waktu bersamaan. Efek yang sama bahkan lebih baik bisa didapat melalui suplementasi Alpha-GPC, tanpa mengonsumsi ikan kod.

 

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai nootropik, Anda dapat membaca artikel kami lainnya dengan judul Apa itu nootropik?

 

Alpha-GPC disebut sebagai nootropik karena berfungsi untuk meningkatkan kadar asetilkolin dalam otak, berkontribusi pada peningkatan mood, memori, kognisi, pembelajaran dan fokus, serta melindungi terjadinya penurunan daya ingat akibat pertambahan usia (gangguan neurodegeneratif).

 

Kegunaan lain Alpha-GPC termasuk membantu mengobati berbagai jenis demensia, stroke, dan “mini-stroke” atau TIA (transient ischemic attack) (1, 2, 3, 4).

 

 

Manfaat Alpha-GPC

 

1. Meningkatkan Energi Otak

Alpha-GPC yang merupakan jenis kolin yang membantu meningkatkan kewaspadaan dan kejernihan berpikir. Secara langsung, Alpha-GPC meningkatkan suasana hati dan energi mental.

 

Sebuah penelitian pada tikus yang diinjeksi Alpha-GPC terbukti mengalami peningkatan signifikan pada kadar dopamin, merupakan jenis hormon dan neurotransmiter otak yang bertanggung jawab mengendalikan emosi dan kebahagiaan sehingga mencegah munculnya gejala depresi pada tikus (5).

 

Alpha-GPC juga terbukti mampu mencegah gangguan perhatian dan memori sebagai efek samping penggunaan obat skopolamin (6).

 

2. Meningkatkan Memori dan Proses Pembelajaran

Penelitian membuktikan bahwa Alpha-GPC mampu meningkatkan fungsi otak dan proses belajar dengan secara langsung meningkatkan sintesis dan sekresi asetilkolin. Bentuk kolin ini merupakan metabolit PC yang berarti ketika PC dimetabolisme dan dilepaskan dari asam lemaknya, yang tersisa hanyalah Alpha-GPC.

 

Selain itu, Alpha-GPC larut dalam air sehingga dengan mudah melewati sawar pelindung darah otak. Ketika sudah memasuki otak, Alpha-GPC akan meningkatkan transmisi sinyal antar neuron sekaligus melindungi neuron dari berbagai kerusakan (7, 8).

 

3. Membantu Mengatasi Alzheimer

Alzheimer adalah penyakit progresif kronis yang diakibatkan oleh penumpukan protein dalam otak sehingga menyebabkan penurunan daya ingat, kesulitan membuat keputusan, bahkan dapat menyebabkan perubahan kepribadian.

 

Sebanyak 13 uji klinis yang melibatkan total 4.054 pasien Alzheimer secara konsisten menunjukkan manfaat Alpha-GPC dalam meningkatkan daya ingat dan perhatian, mempromosikan pemulihan pada pasien Alzheimer yang mengalami stroke, dan membalikkan gejala penyakit serebrovaskular akut (sekelompok kondisi gangguan pembuluh darah dan suplai darah menuju otak).

 

Selain itu, Alpha-GPC dikatakan jauh lebih efektif dalam mengobati penyakit Alzheimer dibandingkan menggunakan kolin atau lesitin (9).

 

 

Sumber Makanan

 

Alpha-GPC bisa didapatkan melalui sumber alami, seperti:

Bayam

Susu

Telur

Kacang kedelai

Hati sapi mentah

• Ikan kod

Lesitin bunga matahari

 

 

Dosis Penggunaan

 

Menjaga dan meningkatkan fungsi kognitif: 400 – 1.200 mg Alpha-GPC per hari.

 

Sebagai pengobatan klinis penyakit Alzheimer, demensia dan masalah kognitif lainnya: Konsumsi Alpha-GPC hingga dosis 1.200 mg per hari.

 

Catatan penggunaan: Hindari mengonsumsi Alpha-GPC di malam hari.

 

 

Interaksi Sinergi

 

Alpha-GPC sangat efektif dikombinasikan dengan nootropik jenis racetam seperi Piracetam. Konsumsi bersamaan mampu meningkatkan kadar asetilkolin di dalam otak.

 

Adapun perbandingan dosis konsumsi Alpha GPC dan piracetam yakni 1:4. Jika dosis Alpha-GPC 400 mg maka dosis piracetam yang dikonsumsi adalah 1.600 mg.

 

 

Efek Samping

 

Sebagai nootropik, Alpha-GPC ditoleransi dengan baik dan aman dikonsumsi. Pada kasus yang jarang terjadi, Alpha GPC dapat menyebabkan beberapa efek samping seperti kelelahan, sakit kepala, gelisah, sulit tidur, serta gangguan pencernaan seperti mual dan diare.

 

 

Kontraindikasi

 

Ibu hamil dan menyusui

 

Skopolamine

Alpha-GPC tidak dapat dikombinasikan dengan skopolamine (Transderm Scop) karena dapat menghambat kerja Alpha-GPC dalam meningkatkan asetilkolin di otak.

 

 

 

Referensi:

Tomen, David. (2018). Alpha gpc. Nootropics Expert. Diakses pada 02 September 2019.

WebMD. (2018). Alpha-gpc. WebMD. Diakses pada 02 September 2019

Tinsley, Grant. (2019). Is cod healthy? Nutrition, calories, benefits, and more. Healthline. Diakses pada 10 Juni 2020. 

Drago F, Mauceri F, Nardo L, et al. Behavioral effects of L-alpha-glycerylphosphorylcholine: influence on cognitive mechanisms in the rat. Pharmacol Biochem Behav. (1992). 

Bronzetti E, Felici L, Amenta F. Effect of ipsilateral lesioning of the nucleus basalis magnocellularis and of L-alpha-glyceryl phosphorylcholine treatment on choline acetyltransferase and acetylcholinesterase in the rat fronto-parietal cortex. Neurosci Lett. (1993).

Vega JA, Cavallotti C, del Valle ME, Mancini M, Amenta F. Nerve growth factor receptor immunoreactivity in the cerebellar cortex of aged rats: Effect of choline alfoscerate treatment. Mech Ageing Dev. (1993).

Ceda GP, Ceresini G, Denti L, et al. Alpha-glycerylphosphorylcholine administration increases the GH responses to GHRH of young and elderly subjects. Horm Metab Res. (1992). 

Trabucchi M, Govoni S, Battaini F. Changes in the interaction between CNS cholinergic and dopaminergic neurons induced by L-alpha-glycerylphosphorylcholine, a cholinomimetic drug. Farmaco Sci. (1986). 

Canal N, Franceschi M, Alberoni M, Castiglioni C, De Moliner P, Longoni A. Effect of L-alpha-glyceryl-phosphorylcholine on amnesia caused by scopolamine. Int J Clin Pharmacol Ther Toxicol. (1991). 

Traini E, Bramanti V, Amenta F. Choline alphoscerate (alpha-glyceryl-phosphoryl-choline) an old choline- containing phospholipid with a still interesting profile as cognition enhancing agent. Curr Alzheimer Res. (2013).

Florio T, Bajetto A, Thellung S, et al. Prolonged treatment with α-glycerylphosphorylethanolamine facilitates the acquisition of an active avoidance behavior and selectively increases neuronal signal transduction in rats. Aging Clin Exp Res.(1999).

Parnetti L, Amenta F, Gallai V. Choline alphoscerate in cognitive decline and in acute cerebrovascular disease: An analysis of published clinical data. Mech Ageing Dev. (2001).


Tags: , , ,