fbpx
LOGO

Mengenal Manfaat Nefiracetam Sebagai Nootropik

November 3, 2020
IMG

Nefiracetam adalah nootropik yang larut dalam lemak dan termasuk dalam senyawa racetam. Sebagai nootropik yang baru, nefiracetam dianggap lebih kuat dari piracetam.

 

Nefiracetam dengan mudah melewati sawar penghalang darah-otak dan bekerja di area hipokampus otak terutama berfungsi untuk meningkatkan memori.

 

Nefiracetam merupakan salah satu jenis obat nootropik. Nootropik adalah suplemen yang bekerja sebagai penguat otak, diantaranya termasuk meningkatkan fungsi kognisi, memori, kemampuan belajar, fokus, mengurangi stres, dan tidak menghasilkan efek samping yang signifikan.

 

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai nootropik, Anda dapat membaca artikel kami lainnya dengan judul Apa itu nootropik?

 

Secara klinis, nefiracetam digunakan untuk mengobati gangguan belajar dan memori, mengobati dan mencegah kejang, mengurangi gejala depresi berat, dan telah menunjukkan kualitas dalam kemampuan perlindungan terhadap persarafan.

 

 

Manfaat

 

1. Meningkatkan memori dan pembelajaran

Pada beberapa penelitian dan uji klinis, para peneliti telah mencatat efek anti-amnesia yang terkandung dalam nefiracetam. Amnesia adalah gangguan memori atau daya ingat yang menyebabkan seseorang tidak bisa mengingat fakta, informasi, maupun kejadian yang pernah dialaminya. 

 

Uji coba hewan yang dilakukan di Albert Einstein Healthcare Network, Philadelphia, Amerika Serikat menemukan bahwa 34 ekor kelinci tua yang diberikan injeksi nefiracetam mampu mempertahankan retensi dan re-learning dapat hingga 5 minggu setelah berhenti menggunakan nefiracetam.

 

Penelitian juga menyimpulkan bahwa semakin panjang masa penggunaan nefiracetam, maka semakin besar efeknya terhadap memori dan proses belajar kembali (1, 2).

 

Ditambah lagi, pemberian injeksi skopolamin (obat penghambat neurotansmiter) dengan nefiracetam dengan dosis 3 mg/kg berat badan menunjukkan hasil yang positif pada tikus percobaan. Nefiracetam terbukti mampu meningkatkan defisit memori serta memfasilitasi konsolidasi memori jangka panjang bahkan setelah tikus diberikan injeksi skopolamin (3, 4).

 

2. Mengatasi depresi

Nefiracetam berperan mengontrol GABA (gamma-Aminobutyric Acid) ketika terlalu tinggi atau rendah. GABA merupakan neurotransmiter yang mengatur suasana hati, kecemasan, penaha rasa nyeri, dan kemampuan bersosialisasi seseorang (5).

 

Nefiracetam juga memberikan efek antidepresan dengan mengaktifkan enzim Ca2+ atau protein kinase II yang bergantung pada calmodulin (CaMKII). Pemberian  1 mg / kg nefiracetam setiap hari menunjukkan efek antidepresan pada tikus dengan gejala depresi (6).

 

Pada uji coba manusia, pemberian nefiracetam dengan dosis 600 mg atau 900 mg selama 10 hari hingga 3 bulan setelah serangan stroke pertama mampu meningkatkan aliran darah ke otak dan memperbaiki suasana hati secara signifikan pada pasien stroke dengan gejala depresi berat (7).

 

3. Meningkatkan perilaku positif

Pasien stroke yang menderita depresi umumnya mengalami apatis. Apatis adalah gangguan psikologis yang ditandai dengan seseorang kehilangan motivasi, tidak peduli pada aspek emosional, sosial, bahkan kondisi fisik pribadinya.

 

Banyak pengguna nefiracetam melaporkan efek peningkatan motivasi dan sikap positif, yang berbanding terbalik dengan sikap apatis. Hal ini juga terbukti dalam sebuah penelitian dimana penderita stroke yang mengonsumsi suplemen nefiracetam menalami pengurangan gejala apatis (7).

 

 

 

Sumber 

 

Nefiracetam tidak dapat ditemukan dalam berbagai sumber makanan di alam karena senyawa ini merupakan hasil produk sintesis kimiawi.

 

 

Dosis

 

Dosis nefiracetam yang disarankan adalah 100 mg hingga 900 mg per hari, terbagi menjadi dua dosis di pagi dan sore hari. 

 

Proses penyerapan nefiracetam oleh tubuh manusia dapat dipercepat dengan mengonsumsinya bersama dengan makanan yang mengandung lemak sehat. Misalnya, satu sendok makan minyak kelapa murni, VCO, ataupun minyak zaitun.

 

 

Interaksi Sinergi

 

Mengombinasikan kolin dengan nefiracetam dapat meningkatkan efektivitas nefiracetam serta mengatasi efek samping sakit kepala akibat konsumsi suplemen racetam. Anda bisa memilih CDP-Kolin atau alpha-GPC

 

 

Efek Samping

 

Efek samping yang dapat timbul ketika mengsumsi nefiracetam dosis tinggi antara lain:

Kecemasan

Kelelahan

Sakit kepala

Mual

 

 

Kontraindikasi

 

Ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak disarankan untuk tidak mengonsumsi suplemen nefiracetam. Jika diperlukan, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter sebelum penggunaan.

 

Hindari memberikan nefiracetam pada hewan peliharaan Anda (terutama anjing).

 

 

Referensi:

Tomen D. (2017). Nefiracetam. Nootropics Expert. Diakses pada 13 September 2019.

Woodruff-Pak DS, Green JT, Pak JT, Shiotani T, Watabe S, Tanaka M. The long-term effects of nefiracetam on learning in older rabbits. Behav Brain Res. (2002).

Fontán-Lozano A, Troncoso J, Múnera A, Carrión AM, Delgado-García JM. Cholinergic septo-hippocampal innervation is required for trace eyeblink classical conditioning. Learn Mem. (2005).

Doyle E, Regan CM, Shiotani T. Nefiracetam (DM-9384) preserves hippocampal neural cell adhesion molecule-mediated memory consolidation processes during scopolamine disruption of passive avoidance training in the rat. J Neurochem. (1993). 

Odumeru O, Murphy KJ, O’Connell AW, Regan CM, Shiotani T. Influence of nefiracetam on NGF-induced neuritogenesis and neural cell adhesion molecule polysialic acid expression: In vivo and in vitro comparisons. Behav Brain Res. (1997).

Huang CS, Ma JY, Marszalec W, Narahashi T. Effects of the nootropic drug nefiracetam on the GABAA receptor-channel complex in dorsal root ganglion neurons. Neuropharmacology. (1996).

Moriguchi S, Han F, et al. Nefiracetam activation of CaM kinase II and protein kinase C mediated by NMDA and metabotropic glutamate receptors in olfactory bulbectomized mice. J Neurochem. (2009).

Robinson RG, Jorge RE, Clarence-Smith K. Double-blind randomized treatment of poststroke depression using nefiracetam. J Neuropsychiatry Clin Neurosci. (2008).


Tags: , ,