fbpx
LOGO

Pentingnya Asam Amino bagi Kesehatan Jantung

October 23, 2020
IMG

Asam amino adalah senyawa organik yang terbuat dari karbon, hidrogen, nitrogen, oksigen, atau belerang. Asam amino terbagi menjadi dua macam yaitu asam amino dan asam amino esensial. 

 

Asam amino diproduksi secara alami di dalam tubuh, namun tidak dengan asam amino esensial yang harus didapatkan melalui sumber makanan. Sumber makanan asam amino esensial terbaik adalah protein hewani seperti daging, telur, dan unggas.

 

Asam amino merupakan blok pembangun protein, salah satu mikronutrien penting yang dibutuhkan tubuh. Protein berkontribusi pada tubuh sekitar 15 persen dari berat tubuh seseorang, dan digunakan untuk membangun massa otot, membantu metabolisme tubuh, dan membantu meningkatkan kekebalan tubuh.

 

Sedangkan asam amino esensial terlibat dalam proses penting seperti pertumbuhan jaringan, produksi energi, fungsi kekebalan tubuh dan penyerapan nutrisi.

 

Pentingnya peran protein dan asam emino esensial membuat peneliti sepakat bahwa kekurangan asupan protein dapat menjadi prediktor kuat dalam pengembangan penyakit sarkopenia (atrofi otot dan berkurangnya kekuatan) pada pasien dengan penyakit jantung.

 

Sarkopenia juga dikaitkan dengan pengurangan jarak tes berjalan 6 menit atau The Six Minute Walk Test (6MWT) dan fungsi fisik, kebugaran aerobik yang rendah, dan kualitas hidup terkait kesehatan yang buruk atau Health Related Quality of Life (HRQoL) (1, 2, 3).

 

Suplementasi diet teratur dengan protein atau asam amino esensial (EAA) juga telah terbukti meningkatkan kekuatan otot dan massa tulang pada orang dewasa yang sehat, dan pada pasien dengan kondisi jangka panjang yang meliputi penyakit arteri koroner, gagal jantung kronis, diabetes mellitus tipe 2, penyakit paru obstruktif kronis, osteoporosis, sindrom metabolik dan demensia (4, 5).

 

 

Untuk itu, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam European Journal of Nutrition menyelidiki efek suplementasi protein dan asam amino esensial (EAA) pada kekuatan dan kinerja otot pada pasien dengan gagal jantung kronis.

 

Gagal jantung kronis merupakan penyakit yang mengenai sebanyak 11,8% orang di atas usia 60 tahun dan merupakan penyebab utama kematian dan kecacatan (6, 7). 

 

Peneliti yang tergabung dalam studi tersebut mengidentifikasi penelitian yang melaporkan perubahan kekuatan atau kinerja otot setelah suplementasi protein dan / atau EAA pada pasien dengan gagal jantung kronis.

 

Menurut data penelitian, sebanyak 167 pasien gagal jantung kronis menunjukkan manfaat dari suplementasi protein atau asam amino esensial dalam meningkatkan kekuatan, serta meningkatkan jarak tes berjalan enam menit, massa otot, dan kualitas hidup.

 

Adapun diet tinggi protein dengan suplementasi asam amino esensial telah dikaitkan dengan penurunan fungsi ginjal serta mengobati sarkopenia pada pasien dengan penyakit jantung dan pasien gagal ginjal kronis.  namun perlu dievaluasi terhadap risiko penurunan fungsi ginjal (8).

 

 

Referensi

Nichols S, McGregor G, et al. The effect of protein and essential amino acid supplementation on muscle strength and performance in patients with chronic heart failure: a systematic review. European Journal of Nutrition. (2019).

Szalay J. (2015). What is protein?. Live Science. Diakses pada 31 Oktober 2019.

Kubala J. (2018). Essential amino acids: Definition, benefits and food sources. Healthline. Diakses pada 31 Oktober 2019.

Harada H, Kai H, Niiyama H, et al. Effectiveness of cardiac rehabilitation for prevention and treatment of sarcopenia in patients with cardiovascular disease – a retrospective cross-sectional analysis. J Nutr Health Aging. (2017).

Fülster S, Tacke M, et al. Muscle wasting in patients with chronic heart failure: results from the studies investigating co-morbidities aggravating heart failure (SICA-HF). European Heart Journal. (2013).

Bekfani T, Pellicori P, et al. Sarcopenia in patients with heart failure with preserved ejection fraction: Impact on muscle strength, exercise capacity and quality of life. International Journal of Cardiology. (2016).

Morton RW, Murphy KT, et al. A systematic review, meta-analysis and meta-regression of the effect of protein supplementation on resistance training-induced gains in muscle mass and strength in healthy adults. British Journal of Nutrition. (2018).

Cheng H, Kong J, et al. Systematic review and meta-analysis of the effect of protein and amino acid supplements in older adults with acute or chronic conditions. British Journal of Nutrition. (2018).

van Riet EES, Hoes AW, et al. Epidemiology of heart failure: the prevalence of heart failure and ventricular dysfunction in older adults over time. A systematic review. European Journal of Heart Failure. (2016).

Shocken DD, Benjamin EJ, et al. Prevention of heart failure. Circulation. (2008).

Esmeijer K, Geleijnse JM, et al. Dietary protein intake and kidney function decline after myocardial infarction: The alpha omega cohort. Nephrology Dialysis Transplantation. (2020).


Tags: