fbpx
LOGO

Rekomendasi Olahraga untuk Mengatasi Kecemasan

October 22, 2020
IMG

Kecemasan adalah salah satu respon alami terhadap stres sehingga wajar terjadi. Namun cemas yang berlebihan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, menghalangi kebahagiaan dan ketentraman hidup.

 

Menurut laporan oleh National College Health Association, 63% siswa megalami kecemasan kronis selama satu tahun pertama.

 

Peningkatan kecemasan atau kecemasan berlebih meningkatkan risiko seseorang untuk terkena gangguan kejiwaan lainnya seperti depresi, dan berkontribusi pada diabetes dan masalah kardiovaskular. Hal ini dikarenakan orang dengan kecemasan cenderung berdiam diri dan melakukan aktivitas fisik yang kurang intens. 

 

Ketika Anda mengalami kecemasan, Anda disarankan untuk melakukan hal lain yang menenangkan.

 

Olahraga menjadi satu pilihan tepat. Selain bermanfaat bagi kesehatan fisik, olahraga dapat mengurangi banyak gejala depresi, seperti kelelahan, ketegangan, kemarahan, dan berkurangnya kekuatan. 

 

Untuk orang dengan gangguan panik, PTSD (Post-traumatic stress disorder), dan kondisi terkait kecemasan lainnya, olahraga bisa menjadi cara proaktif untuk melepas ketegangan yang terpendam dan mengurangi perasaan takut dan khawatir.

 

Olahraga juga mengurangi sensitivitas reaksi tubuh terhadap kecemasan, serta mengurangi intensitas dan frekuensi serangan panik dalam beberapa kasus, seperti orang yang merasa sangat gugup dan cemas tentang ujian yang akan datang, presentasi besar, atau pertemuan penting (1, 2).

 

 

Bagaimana olahraga membantu meredakan kecemasan?

 

Aktivitas fisik dapat mengurangi ketegangan otot, menurunkan kecemasan, serta mengalihkan Anda dari pikiran dan emosi negatif.

 

Olahraga mengurangi hormon stres dan meningkatkan ketersediaan neurokimia anti-kecemasan yang penting, termasuk serotonin, gamma aminobutyric acid (GABA), faktor neurotropik yang diturunkan dari otak (BDNF), dan endocannabinoid.

 

Selain itu, berolahraga akan mengaktifkan daerah frontal otak yang bertanggung jawab atas fungsi eksekutif, yang membantu mengendalikan amigdala, sistem reaksi manusia terhadap ancaman nyata atau yang dibayangkan untuk kelangsungan hidup.

 

Berolahraga secara teratur membangun sumber daya yang meningkatkan daya tahan terhadap emosi yang tidak terkontrol.

 

 

 

Pilihan olahraga untuk meredakan kecemasan

 

Umumnya, terdapat banyak jenis olahraga yang dapat meningkatkan kesehatan mental. Sebenarnya, jenis latihan pun memiliki hasil yang tidak terlalu berbeda secara signifikan, mulai dari yoga, tai chi, hingga pelatihan interval intensitas tinggi.

 

Namun, menurut penelitian, latihan aerobik akan sangat membantu. Bersepeda, mengikuti kelas dansa, atau bahkan jalan cepat juga menjadi alat yang ampuh bagi mereka yang menderita kecemasan kronis. 

 

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa efek meredakan kecemesan sudah bisa terlihat setelah melakukan satu kali latihan. Untuk memaksimalkan efek olahraga dan tidak merasa bosan, Anda dapat memilih olahraga yang menyenangkan. 

 

Jangan lupa mengajak teman atau bergabung dalam kelompok untuk menuai manfaat tambahan dari dukungan sosial. Berusahalah untuk meningkatkan detak jantung Anda, dan jika memungkinkan berolahragalah di alam atau ruang hijau yang bisa mempercepat menurunkan stres dan kecemasan.

 

 

Referensi

Raety JJ. (2019). Can exercise help treat anxiety?. Harvard Health Publishing. Diakses pada 29 Oktober 2019.

Star K. (2019). How physical exercise benefits mental health. Very Well Mind. Diakses pada 29 Oktober 2019.

Cirina E. (2018). Anxiety exercises to help you relax. Healthline. Diakses pada 29 Oktober 2019.

Mikkelsen K, Stojanovska L, Polenakovic M, Bosevski M, Apostolopoulos V. Exercise and mental health. Maturitas. (2017).

Aylett E, Small N, Bower P. Exercise in the treatment of clinical anxiety in general practice – a systematic review and meta-analysis. BMC Health Services Research. (2018).


Tags: ,