fbpx
LOGO

Sitrulin: Rahasia Performa Olahraga Atlet

June 24, 2020
IMG

Sitrulin (L-Citrulline) adalah salah satu asam amino non-esensial yang diproduksi dalam tubuh. Sitrulin tersusun atas ornithin dan karbamoil fosfat yang berperan dalam kelancaran siklus urea. Siklus urea merupakan sebuah proses detoksifikasi atau mengeluarkan senyawa amonia berlebihan dalam tubuh melalui urin. Sitrulin juga penting bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah, membantu pembentukan otot serta dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

 

Di dalam ginjal sitrulin juga diubah menjadi L-arginine, sejenis asam amino lain dalam tubuh  manusia yang menjadi protein penting dalam memproduksi oksida nitrat. Senyawa oksida nitrat merupakan senyawa yang amat dibutuhkan bagi kelancaran peredaran darah dalam tubuh.

 

Senyawa tersebut sangat berperan dalam mencegah maupun mengobati berbagai macam penyakit. Bahkan yang lebih menarik peningkatan kadar arginin dalam darah lebih baik ketika seseorang mengonsumsi suplemen sitrulin dibandingkan dengan mengonsumsi langsung suplemen arginin. 

 

Meski diproduksi secara alami di dalam tubuh, sitrulin juga ditemui di beberapa sumber makanan. Sitrulin pertama kali ditemukan dalam daging buah semangka.

 

 

Manfaat Sitrulin

 

1. Dapat Meningkatkan Performa Olahraga

Suplementasi sitrulin dapat meningkatkan proses transfer oksigen ke dalam otot sehingga akan meningkatkan performa olahraga. Sebuah penelitian yang dilaksanakan kepada 10 orang atlet sepeda yang diberikan suplementasi sitrulin sebesar 6 gram per hari selama tujuh hari berturut-turut. Setelah evaluasi dilaksanakan, diketahui bahwa para atlet mampu bersepeda lebih lama (12%) dibandingkan dengan kelompok atlet penerima plasebo (1).

 

Penelitian lain yang dilaksanakan pada 41 orang atlet angkat berat yang terbagi dalam kelompok intervensi menerima 8 gram sitrulin malat pada setiap sesi latihan serta kelompok lain penerima plasebo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada atet penerima sitrulin malat diketahui terjadi peningkatan resistensi dan kemampuan melakukan repetisi atau pengulangan latihan lebih baik hingga 53%. Bahkan suplementasi sitrulin malat diketahui menurunkan kejadian nyeri otot hingga sebesar 40% pada 24 hingga 48 jam setelah aktivitas latihan (2).

 

Suplementasi sitrulin juga diketahui meningkatkan produksi GH (growth hormone), berbagai faktor pertumbuhan serta testosteron yang berperan penting dalam pembentukan massa otot terutama setelah aktivitas olahraga (3). 

 

2. Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Hasil penelitian menyebutkan bahwa pemberian suplemen sitrulin pada orang dewasa dengan tekanan darah tinggi memberikan efek penurunan tekanan darah sebesar 4 hingga 15% terutama setelah delapan minggu pemakaian (4, 5).

 

Sitrulin meningkatkan proses vasodilatasi atau pelebaran pembuluh darah. Ketika pembuluh darah melebar maka tekanan darah akan menurun dan aliran darah menjadi lebih lancar. Sitrulin diketahui lebih efektif pada populasi pra-hipertensi dan hipertensi (tekanan darah lebih dari atau sama dengan 139/89) (6). 

 

3. Mengatasi Disfungsi Ereksi (DE)

Disfungsi ereksi adalah sebuah kondisi ketidakmampuan seorang pria untuk mempertahan ereksi penis pada fase seksual intercourse. Berbagai hal dapat menjadi peyebabnya, antara lain penyakit kronis, hambatan aliran darah pada area penis, kelelahan maupun kelebihan kadar alkohol dalam darah.

 

Meskipun sitrulin kurang efektif mengatasi DE dibandingkan jenis obat inhibitor enzim fosfodiesterase tipe-5, namun suplementasi sitrulin telah terbukti aman dan lebih disukai oleh pasien dengan DE. Sitrulin bekerja dengan melebarkan pembuluh darah pada area penis, sehingga melancarkan aliran darah serta terbukti mampu membantu pria dengan DE mempertahankan ereksi dengan lebih baik (7).

 

Sitrulin diketahui efektif sebagai obat alternatif terutama bagi penderita disfungsi ereksi ringan hingga sedang (8).

 

 

Sumber Makanan

 

Sitrulin terkandung pada buah-buahan seperti:

• Semangka

• Labu

• Melon

 

 

Dosis Pemakaian

 

Sitrulin tersedia dalam dua jenis sediaan, yakni sediaan murni L-citrulline dan sediaan sitrulin malat. Malat merupakan bentukan organik dari asam malat, pengikat sitrulin dalam darah. Dosis umum pemakaian sitrulin murni yang disarankan adalah 2 hingga 15 gram setiap hari. Sedangkan 1 gram sitrulin setara dengan 1.76 gram sitrulin malat.

 

Adapun spesifikasi dosis untuk kondisi yang berbeda adalah sebagai berikut:

• Meningkatkan performa olahraga: minumlah 4,5 gram suplemen sitrulin atau 6.000-8.000 miligram sitrulin malate sekitar satu jam sebelum berolahraga.

 

• Menurunkan tekanan darah tinggi: konsumsi 3-6 gram per hari.

 

• Disfungsi ereksi dan memperlancar peredaran darah: konsumsi 1.000 miligram sitrulin, tiga kali sehari setelah makan.

 

 

Interaksi Sinergi

 

Glutathione: konsumsi bersamaan glutathione dengan sitrulin akan memperpanjang masa aktif dari oksida nitrat. Sehingga tubuh akan semakin efektif dalam proses detoksifikasi amonia dan pembentukan massa otot.

 

• Nitrat: konsumsi nitrat bersamaan dengan 6 gram sitrulin malate akan meningkatkan produksi oksida nitrat selama berolahraga.

 

 

Kontraindikasi

 

• Bagi penderita sakit jantung yang mengonsumsi nitrat, sebaiknya tidak mengonsumsi sitrulin. Kombinasi kedua suplemen tersebut dapat menurunkan tekanan darah dengan drastis.

 

• Hindari mengkombinasikan sitrulin dengan obat-obatan seperti viagra, cialis dan levitra. Obat-obatan ini bertujuan memperlancar peredaran darah terutama pada  area genitalia, namun mengkombinasikan keduanya justru akan menurunkan tekanan darah secara drastis.

 

Ibu hamil dan menyusui tidak disarankan untuk mengonsumsi suplemen sitrulin.

 

 

Efek Samping

 

Hingga saat ini belum terdapat penelitian yang menyebutkan efek samping dari sitrulin. Konsumsi dosis tinggi hingga 10 gram juga diketahui tidak menimbulkan efek samping yang bermakna serta tidak menunjukkan manfaat kesehatan dengan lebih baik. 

 

 

Referensi:

Patel, Kamal. (2014). Citrulline. Examine. Diakses pada 11 Juni 2019.

WebMD. (2018). L- citrulline. WebMD. Diakses pada 11 Juni 2019.

Tinsley, Grant. (2017). Should you take citrulline supplements?. Healthline. Diakses pada 11 Juni 2019.

Sanyal, Shuvani. (2017). Are l-citrulline supplements a safe treatment for erectile dysfunction?. Healthline. Diakses pada 11 Juni 2019.

Drug Bank. (2018). Citrulline. Drug Bank. Diakses pada 11 Juni 2019.

Bailey, S. J., et al. L-citrulline supplementation Improves O2 uptake kinetics and high-intensity exercise performance in humans. Journal of Applied Pshychology. (2015).

Guisado, J, P., & Jakeman, P. M.  Citrulline malate enhances athletic anaerobic performance and relieves muscle soreness. Journal of Strength and Conditioning Research. (2010).

Sureda, A., et al. L-citrulline-malate influence over branched chain amino acid utilization during exercise. European Journal of Applied Physiology. (2010). 

Orozco-Gutiérrez, J. J., et al. Effect of l-arginine or l-citrulline oral supplementation on blood pressure and right ventricular function in heart failure patients with preserved ejection fraction. Cardiol J. (2010).

Wong, A., et al. Combined whole-body vibration training and l-citrulline supplementation improves pressure wave reflection in obese postmenopausal women. Applied Physiology, Nutrition, and Metabolism. (2016).

Mahboobi, S., et al. Effect of l-citrulline supplementation on blood pressure: A systematic review and meta-analysis of randomized controlled trials. Journal of Human Hypertension. (2019).

Cormio, L., et al. Oral l-citrulline supplementation improves erection hardness in men with mild erectile dysfunction. Urology. (2011).

Holland, Kimberly. (2018). Are l-citrulline supplements a safe treatment for erectile dysfunction?. Healthline. Diakses pada 11 Juni 2019.


Tags: ,