fbpx
LOGO

4 Makanan Ini Pantas Dijuluki Sebagai Superfood

August 17, 2020
IMG

Superfood atau makanan super adalah istilah yang dicipatakan oleh industri makanan. Label ini diberikan pada makanan yang kaya nutrisi dan memiliki efek positif bagi kesehatan.

 

Meski secara nutrisi tidak ada yang disebut makanan super, namun empat makanan dibawah ini terbukti akan manfaat kesehatannya sehingga termasuk kedalam superfood.

 

1. Bawang putih

Bawang putih adalah makanan kaya nutrisi yang telah digunakan untuk pengobatan selama berabad-abad. Bawang putih erat kaitannya dengan bawang merah, daun bawang, dan bawang bombay. Bawang putih merupakan sumber mangan, vitamin C, vitamin B6, selenium, dan serat yang baik.

 

Terdapat bukti kuat yang menunjukkan bahwa bawang putih dapat meningkatkan kesehatan jantung dengan mengurangi tekanan darah dan memperbaiki profil kolesterol. Bawang putih juga memberikan manfaat antioksidan karena mendukung aktivitas glutathione yang masuk dalam golongan antioksidan kuat.

 

Selain itu, penelitian lain menunjukkan bahwa mengonsumsi bawang putih dapat membantu menurunkan kadar glukosa darah puasa (1, 2).

 

2. Sayuran hijau

Sayuran hijau mengandung nitrat. Nitrat meningkatkan aliran darah dengan melebarkan pembuluh darah dan dapat membantu menurunkan tekanan darah. Sayuran hijau juga mengandung nutrisi lainnya seperti folat, seng, kalsium, zat besi, magnesium, vitamin C dan serat.

 

Selain mengurangi risiko penyakit kronis, termasuk penyakit jantung dan diabetes tipe 2, sayuran hijau juga mengandung senyawa anti-inflamasi tingkat tinggi yang dikenal sebagai karotenoid.

 

Karotenoid berfungsi melindungi tubuh terhadap jenis kanker tertentu. Beberapa sayuran hijau yang populer adalah bayam, kubis, sawi, kale, lobak, arugula, dan bit

 

3. Buah beri

Buah beri adalah sumber vitamin, mineral, serat dan antioksidan. Antioksidan yang tinggi pada buah beri mampu mengurangi risiko penyakit jantung, kanker dan kondisi peradangan lainnya (3, 4).

 

Buah beri juga efektif dalam mengobati berbagai gangguan pencernaan dan gangguan yang disebabkan sistem imun ketika digunakan bersamaan dengan terapi medis tradisional (5).

 

Beri gelap, termasuk blueberry, adalah sumber yang kaya antosianin dan pterostilbene. Antosianin dikaitkan dengan aktivitas otak, sehingga dipercaya mampu meningkatkan memori. Beberapa buah beri yang paling umum meliputi stroberi, raspberi, blueberry, blackberry, dan cranberry.

 

4. Spirulina

Spirulina mulai populer setelah NASA mulai menyelidikinya untuk digunakan dalam misi luar negeri. Spirulina merupakan ganggang biru-hijau dengan kandungan protein lengkap 55-70%, serta beta-karoten dosis tinggi, beberapa trace mineral, vitamin, pro-vitamin, dan pseudo-vitamin. Spirulina memiliki profil keamanan yang baik serta memberikan efek anti-inflamasi dan antioksidan.

 

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa suplementasi spirulina secara dramatis dapat menurunkan kolesterol jahat (LDL), trigliserida, dan kolesterol total, serta meningkatkan kolesterol baik (HDL) (6).

 

Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa spirulina memiliki kemampuan neuroprotektif. Namun penelitian lanjut pada manusia masih perlu dilakukan.

 

 

 

Referensi:

Hill, Ansley. (2018). 16 Superfoods that are worthy of the title. Healthline. Diakses pada 31 Juli 2019.

Patel, Kamal. (2015). 4 science-based “superfoods” you should consider eating. Examine. Diakses pada 31 Juli 2019. 

Adaki S, Adaki R, Shah K, Karagir A. Garlic: Review of literature. Indian J Cancer. (2014). 

Antony ML, Singh SV. Molecular mechanisms and targets of cancer chemoprevention by garlic-derived bioactive compound diallyl trisulfide. Indian J Exp Biol. (2011). 

Skrovankova S, Sumczynski D, Mlcek J, Jurikova T, Sochor J. Bioactive compounds and antioxidant activity in different types of berries. Int J Mol Sci. (2015). 

Manganaris GA, Goulas V, Vicente AR, Terry LA. Berry antioxidants: Small fruits providing large benefits. J Sci Food Agric. (2014).

Govers C, Berkel Kasikci M, van der Sluis AA, Mes JJ. Review of the health effects of berries and their phytochemicals on the digestive and immune systems. Nutr Rev. (2018). 

Serban MC, Sahebkar A, Dragan S, et al. A systematic review and meta-analysis of the impact of Spirulina supplementation on plasma lipid concentrations. Clin Nutr. (2016). 


Tags: ,