fbpx
LOGO

6 Manfaat Kesehatan Buah Naga, Si Merah Menawan

August 29, 2020
IMG

Buah naga merupakan salah satu buah tropis dengan penampilan yang unik sehingga populer di kalangan banyak orang. Buah naga kaya akan vitamin, mineral, polifenol, karotenoid, dan betacyanin serta rendah kalori, sehingga dinilai memiliki banyak manfaat kesehatan.

 

Buah naga dapat dikonsumsi secara langsung, dijadikan jus atau smoothies, atau dijadikan pelengkap dalam hidangan lain. 

 

 

Manfaat Buah Naga

 

1. Berpotensi Mencegah Kanker

Buah naga mengandung phytoalbumin, dan bila dikombinasikan dengan vitamin C dan mineral akan menghasilkan pencegah kanker yang potensial. Selain itu, likopen yang terkandung pada buah naga bersifat anti-kanker untuk kanker prostat, payudara, paru-paru, hati dan kulit (1).

 

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nutrisi dan Kanker menunjukkan bahwa pemberian likopen menyebabkan pengurangan dan kematian sel kanker. Pengobatan dengan likopen menghasilkan penurunan jumlah sel kanker ovarium, sehingga buah naga dapat menjadi anti-kanker yang potensial (2).

 

2. Menjaga Kesehatan Jantung

Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Pharmacognosy Research menunjukkan bahwa buah naga dapat membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL) sekaligus meningkatkan kolesterol baik (HDL). Buah naga juga merupakan sumber lemak tak jenuh tunggal yang sangat baik untuk menjaga kesehatan jantung. 

 

Benih kecil yang terdapat pada daging buah naga juga kaya akan asam lemak omega-3 dan omega-6. Penelitian menunjukkan bahwa omega-3 dan omega-6 dapat menurunkan trigliserida sehingga mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

 

3. Mencegah dan Mengobati Diabetes

Selain menjaga kesehatan pencernaan, serat juga dapat membantu menstabilkan kadar gula darah dan mempertahankan gula darah normal. Buah naga dapat membantu mencegah lonjakan gula setelah mengonsumsi makanan dengan indeks glikemik tinggi.

 

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Pharmacognosy Research menemukan bahwa mengonsumsi buah naga dapat mengurangi beberapa masalah yang mungkin terkait dengan diabetes. Pada uji coba dengan tikus obesitas, ditemukan bahwa buah naga dapat membantu mengurangi gejala dan risiko diabetes (3, 4).

 

4. Memperkuat Kekebalan Tubuh

Salah satu manfaat utama buah naga adalah memperkuat kekebalan tubuh. Buah naga mengandung lebih banyak vitamin C dibandingkan wortel, dan menempati peringkat tinggi dalam daftar antioksidan.

 

Flavonoid, salah satu antioksidan, dan vitamin C berfungsi untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan melindungi dari flu. Vitamin B1, B2, kalsium, fosfor, zat besi, protein, niasin, dan serat yang terkandung di dalamnya bekerja sama untuk menjaga sistem kekebalan tubuh dalam kondisi prima.

 

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Food Science menemukan bahwa  kandungan polifenol dan flavonoid pada ekstrak daging dan kulit buah naga memiliki aktivitas antikanker dan dapat menjadi bahan berharga untuk kosmetik, nutraceuticals dan farmasi (5).

 

5. Menjaga Kesehatan Pencernaan

Buah naga mengandung sekitar satu gram serat per 100 gram untuk versi segar dan sekitar 10 gram serat per 100 gram buah naga kering. Serat yang terkandung didalamnya dapat membantu pergerakan usus dalam proses pencernaan.

 

Buah naga juga mengandung oligosakarida yang berfungsi sebagai prebiotik, dan berguna untuk meningkatkan kesehatan usus dan pencernaan (6).

 

Secara khusus, buah naga meningkatkan pertumbuhan dua jenis bakteri sehat, yaitu bakteri asam laktat dan bifidobacteria (7).

 

6. Sebagai Anti-Penuaan

Antioksidan, vitamin C, dan fosfor berperan dalam memberikan efek anti-penuaan dan awet muda. Antioksidan dan vitamin C berfungsi menjaga kulit tetap kencang dan kenyal sehingga akan menjadikan Anda terlihat lebih muda. Sementara itu, fosfor bertugas melakukan perbaikan sel sehingga menghasilkan peremajaan kulit dan mencegah dari penuaan dini.

 

 

Efek Samping Mengonsumsi Buah Naga

 

Pada umumnya, buah naga aman untuk dikonsumsi, meskipun buah naga dapat menghasilkan alergi dengan gejala berupa pembengkakan lidah, gatal-gatal, dan muntah. Namun, alergi buah naga dilaporkan sangat jarang terjadi.

 

Konsumsi buah naga juga dapat mengubah warna urin Anda menjadi kemerahan, tetapi efek samping ini tidak berbahaya dan hanya berlangsung sementara. 

 

 

 

Referensi:

Axe, Josh. (2016). Top 6 dragon fruit benefits, including anti-aging, heart health & more. Dr Axe. Diakses  pada 21 Agustus 2019.

Meixner, Makayla. (2018). 7 Great reasons to add dragon fruit to your diet. Healthline. Diakses pada 21 Agustus 2019.

Pathak, Neha. (2019). Health benefits of dragon fruit. WebMD. Diakses pada 21 Agustus 2019. 

Holzapfel NP, Holzapfel BM, Theodoropoulos C, et al. Lycopene’s effects on cancer cell functions within monolayer and spheroid cultures. Nutr Cancer. (2016).

Anand Swarup KR, Sattar MA, Abdullah NA, et al. Effect of dragon fruit extract on oxidative stress and aortic stiffness in streptozotocin-induced diabetes in rats. Pharmacognosy Res. (2010). 

Song H, Zheng Z, Wu J, Lai J, Chu Q, Zheng X. White pitaya (Hylocereus undatus) juice attenuates insulin resistance and hepatic steatosis in diet-induced obese mice. PLoS One. (2016). 

Kim H, Choi HK, Moon JY, Kim YS, Mosaddik A, Cho SK. Comparative antioxidant and antiproliferative activities of red and white pitayas and their correlation with flavonoid and polyphenol content. J Food Sci. (2011). 

Wichienchot S, Jatupornpipat M, Rastall RA. Oligosaccharides of pitaya (dragon fruit) flesh and their prebiotic properties. Food Chemistry. (2010). 

DasaesamohR, Youravong W, Wichienchot S. Digestibility, fecal fermentation and anti-cancer of dragon fruit oligosaccharides. International Food Research Journal. (2016).


Tags: ,