fbpx
LOGO

Manfaat dan Efek Samping Suplemen 7-Keto DHEA

June 28, 2020
IMG

7-Keto DHEA adalah suatu hormon yang diproduksi dalam tubuh yang berasal dari hormon dehydroepiandrosterone (DHEA). Hormon ini berasal dari kelenjar adrenal yang terletak di atas setiap ginjal manusia. 7-Keto DHEA juga diproduksi oleh otak dan organ reproduksi.  

 

Dalam beberapa penelitian 7-Keto DHEA bermanfaat sebagai agen penghancur lemak karena dapat meningkatkan metabolisme tubuh dalam proses pembakaran lemak. Berbeda dengan hormon induknya (DHEA), suplementasi 7-Keto DHEA bersifat non hormal yang berarti tidak secara aktif berinteraksi dengan hormon seks. Suplementasi 7-Keto DHEA tidak meningkatkan kadar hormon seks testosteron dan estrogen dalam darah.

 

 

Manfaat

 

1. Mempercepat Pembakaran Lemak

Pada sebuah penelitian singkat dengan 33 partisipan orang dewasa, 12 pria dan 21 wanita, yang mengalami kelebihan berat badan diberikan suplementasi 7-Keto DHEA sebesar 200 mg per hari selama delapan minggu. Hasil dari penelitian tersebut menunjukkan bahwa pemberian 7-Keto DHEA bersama dengan pengaturan diet dan berolahraga menghasilkan penurunan berat badan yang lebih signifikan dibandingkan dengan kelompok yang hanya melaksanakan diet dan berolahraga, tanpa mengkonsumsi 7-Keto DHEA (1).

 

Penelitian lain terhadap 40 subjek (30 wanita dan 10 pria dengan usia rata-rata 38 tahun), menemukan fakta bahwa konsumsi 7-Keto DHEA selama 7 hari baik digunakan baik sendiri maupun dikombinasi dengan suplemen lain seperti ekstrak teh hijau, vitamin C, kromium, dan vitamin D3, terbukti dapat meningkatkan laju metabolisme, serta membantu membakar lebih banyak kalori dalam tubuh. Hal ini sangat efektif terutama bagi orang yang mengalami kegemukan dan tidak aktif bergerak (2).

 

Pada penelitian dengan tikus, 7-Keto DHEA mampu meningkatkan penurunan berat badan pada tikus dewasa dengan mekanisme menurunkan nafsu makan (3). 

 

2. Meningkatkan Kesehatan Reproduksi Pria

Pada sebuah penelitian terhadap 21 subjek penelitian pria sehat dengan rentang usia 20 – 70 tahun, membuktikan bahwa mengaplikasikan 25 mg 7-Keto DHEA dalam bentuk gel pada area genital selama 8 hari mampu mengurangi kadar testosteron setelah aplikasi pertama. Setelah lebih dari sebulan setelah perawatan, partisipan juga mengalami penurunan kadar estrogen dan testosteron, sementara tingkat epitestosteron meningkat (4). Kadar testosteron berlebih berkaitan dengan perilaku impulsif dan dorongan perilaku seksual yang berlebihan.

 

Adapun pada wanita, kadar testosteron yang tinggi dapat menyebabkan penumbuhan rambut di area wajah (kumis atau janggut), timbulnya jerawat, pembesaran klitoris, suara yang lebih berat, siklus menstruasi tidak teratur, dan lainnya. 

 

Dalam sebuah studi tingkat sel, 7-Keto DHEA juga meningkatkan produksi sperma dalam sel sertoli, sel yang bertugas memproduksi sperma dalam organ reproduksi pria (5).

 

3. Mengurangi Kortisol dan Melindungi Pembuluh Darah

Kadar kortisol akan meningkat setelah periode singkat stres, tetapi dapat dengan cepat turun jika terjadi stres berkepanjangan. Dalam sebuah penelitian, aplikasi gel 7-Keto DHEA (25 mg dosis tunggal) pada kulit 10 orang pria sehat selama lima hari menunjukkan penurunan kadar kortisol sebesar 7,4% (6). 

 

Penelitian tersebut juga mengungkapkan bahwa 7-Keto DHEA juga dapat mengurangi kadar testosteron dan estradiol serta meningkatkan hormon LH (hormon yang membantu menjaga sistem dan proses reproduksi), kolesterol baik HDL, dan apolipoprotein A-I, dimana secara keseluruhan dapat mengurangi risiko penyumbatan arteri dan penyakit jantung, terutama pada pria lanjut usia.

 

Sumber Makanan

 

Tidak ditemukan sumber 7-Keto DHEA dari sumber makanan di alam. Suplemen ini dapat diperoleh dalam bentuk suplemen bubuk, pil, dan gel oles (topikal).

 

 

Dosis Pemakaian

 

Dosis standar suplemen 7-Keto DHEA adalah 200 – 400 mg setiap hari dalam dua dosis terbagi (100 – 200 mg).

 

Wanita dengan gangguan stres pascatrauma (PTSD): 25 – 150 mg 7-Keto DHEA per hari merupakan dosis rekomendasi yang aman.

 

Wanita pascamenopause: 50 mg per hari adalah dosis teraman tanpa efek samping.

 

Pria sehat: dosis rekomendasi teraman suplementasi 7-Keto DHEA yaitu 200 mg per hari.

 

Pria lansia: Aplikasikan 25 mg 7-Keto DHEA secara topikal ke area kulit untuk meningkatkan kadar molekul steroid dan lipid dalam tubuh. 

 

 

Kontraindikasi

 

Ibu hamil dan menyusui: Tetap berhati-hati jika ingin mengonsumsi suplemen ini. Disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

 

Para atlet atau mereka yang terlibat dalam olahraga dan akan menjalani tes peningkatan kinerja sebaiknya menghindari suplementasi ini karena Asosiasi Anti-Doping Dunia (WADA) telah mendaftarkan suplemen 7-Keto DHEA sebagai agen anabolik terlarang. 

 

 

Efek Samping

 

Mual

Mulas

Rambut rontok

Sakit kepala

Nyeri pada dada

Tekanan darah rendah

Penggunaan gel 7-Keto DHEA dapat mempengaruhi hormon sex, kolestrol, dan fungsi tiroid pada pria.

 

 

Referensi:

Patel, Kamal. (2014). 7-Keto-dhea. Examine. Diakses pada 21 Juni 2019.

Walle, G. V. D. (2018). Can 7-keto-dhea supplements boost your metabolism?. Diakses pada 21 Juni 2019.

WebMD. (2018). 7-Keto-dhea. WebMD. Diakses dari  pada 21 Juni 2019.

Cohen, Joe. (2019). 8 Benefits of 7-keto dhea+ side effects, dosage & reviews. Self-hacked. Diakses pada 21 Juni 2019.

Tzemis, Peter. (2018). 7-Keto-dhea. Health Trends. Diakses pada 21 Juni 2019.

Zenk JL, Helmer TR, Kassen LJ, Kuskowski MA. The effect of 7-Keto Naturalean™ on weight loss: A randomized, double-blind, placebo-controlled trial. Current Therapeutic Research. (2002).  Zenk JL, Frestedt JL,

Kuskowski MA. HUM5007, a novel combination of thermogenic compounds, and 3-acetyl-7-oxo-dehydroepiandrosterone: Each increases the resting metabolic rate of overweight adults. J Nutr Biochem. (2007).

Kandutsch AA, Heiniger HJ, Chen HW. Effects of 25-hydroxycholesterol and 7-ketocholesterol, inhibitors of sterol synthesis, administered orally to mice. Biochim Biophys Acta. (1977).

Sulcová J, Hampl R, Hill M, Stárka L, Novácek A. Delayed effects of short-term transdermal application of 7-oxo-dehydroepiandrosterone on its metabolites, some hormonal steroids and relevant proteohormones in healthy male volunteers. Clin Chem Lab Med. (2005).

Dias TR, Alves MG, Almeida SP, et al. Dehydroepiandrosterone and 7-oxo-dehydroepiandrosterone in male reproductive health: Implications of differential regulation of human sertoli cells metabolic profile. J Steroid Biochem Mol Biol. (2015).

Sulcová J, Hill M, Masek Z, et al. Effects of transdermal application of 7-oxo-DHEA on the levels of steroid hormones, gonadotropins and lipids in healthy men. Physiol Res. (2001).


Tags: ,