fbpx
LOGO

Disebut Sebagai Buah Palsu, Ini Manfaat Tersembunyi Rosehip bagi Tubuh

August 10, 2020
IMG

Rosehip atau rose hip adalah aksesoris atau buah palsu dari tanaman mawar (Rosagenus), khususnya jenis Rosa caninaRosehip berada pada lokasi yang sama dengan kuntum bunga mawar.

 

Ketika kuntum bunga telah layu maka rosehip akan muncul menggantikan bunga, namun tidak semua kuntum mawar menghasilkan rosehip. Meski dikatakan sebagai buah palsu, rosehip dapat dimakan.

 

Rosehip kaya akan kandungan vitamin C dan senyawa aktif lainnya seperti flavonoid, fenol, asam ellagic, dan likopen. Buah ini juga mengandung vitamin E dan asam lemak. Daging buah dan terkadang bijinya, ditumbuk bersamaan menjadi bubuk atau diseduh dan dikonsumsi dalam bentuk teh. 

 

Rosehip memiliki sifat anti-inflamasi, sehingga sangat membantu mengatasi masalah peradangan pada tulang dan sendi seperti osteoartritis dan rheumatoid arthritis. Selain itu, berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa rosehip dapat memberikan manfaat bagi penderita diabetes, tekanan darah tinggi, dan kolesterol.

 

Adapun minyak rosehip juga diketahui sangat baik bagi kesehatan dan kecantikan kulit.

 

 

Manfaat

 

1. Menurunkan Kolesterol dan Mencegah Obesitas

Rosehip memiliki potensi yang sangat baik untuk menurunkan kolesterol sekaligus mencegah risiko obesitas. Suplementasi dosis tinggi (40 g) bubuk rosehip setiap hari selama enam minggu dapat menurunkan tekanan darah tinggi, kolesterol total, serta kolesterol jahat (LDL) pada orang dengan obesitas (1).

 

Sebuah penelitian lain dilaksanakan selama 12 minggu, kepada kelompok partisipan yang memiliki kondisi pre-obesitas diberikan suplementasi rose hip dengan dosis 100 mg per hari, tanpa tambahan perlakuan atau batasan terhadap jenis diet atau asupan makanan.

 

Hasil setelah evaluasi terjadi penurunan yang signifikan pada seluruh penanda obesitas yakni total area lemak perut, area lemak perut viseral, berat badan, dan BMI (body mass index) dibandingkan dengan kelompok penerima plasebo (2). 

 

2. Menjaga Kesehatan Kulit

Minyak rosehip mengandung senyawa yang dapat menutrisi kulit dan asam lemak esensial. Kandungan fenol yang terdapat di dalamnya juga terbukti memiliki sifat antibakteri dan anti-jamur, sehingga minyak rosehip seringkali dijadikan sebagai minyak pembawa atau carrier untuk berbagai minyak esensial yang memiliki sifat mengiritasi kulit jika diaplikasikan pada kulit secara langsung.

 

Pada sebuah penelitian tahun 2015, rosehip terbukti memiliki sifat anti-penuaan. Konsumsi bubuk rosehip selama 8 minggu pada 34 orang berusia 35 – 65 tahun mampu menaga kulit tetap lembab dan meningkatkan elastisitas kulit. Selain itu, rose hip juga berhasil mengurangi garis halus dan kerutan di sekitar mata yang setara dengan penggunaan astaxanthin (antioksidan tinggi yang mengandung karotenoid) (3). 

 

Dalam studi terpisah, pemberian rose hip secara topikal, dua kali sehari, selama dua belas minggu dapat menyamarkan bekas luka dan peradangan pada pasien pasca operasi dibandingkan dengan kelompok yang tidak menerima pengobatan topikal (4).

 

3. Mengobati Radang Sendi

Mengonsumsi rose hip setiap hari telah terbukti menurunkan gejala radang sendi. Rose hip bekerja dengan menghambat aktivasi protein dalam sel tulang rawan yang dapat menyebabkan degradasi jaringan sendi yang tidak sehat. Selain itu, efek anti-inflamasi dan imunosupresifnya juga berperan dalam mengurangi kemotaksis pada neutrofil.

 

Kemotaksis neutrofil merupakan terjadi migrasinya neutrofil sebagai limfosit atau sel-sel kekebalan menjadi fagosit atau menyerang jaringan tubuh sendiri dan mengakibatkan peradangan utamanya pada tulang dan sendi (5).

 

Beberapa penelitian juga berhasil membuktikan bahwa suplementasi rose hip bermanfaat dalam mengatasi gejala osteoartritis, terutama jika dikonsumsi dalam waktu yang lama. Pemberian bubuk rosehip sebesar 5 gram setiap hari selama tiga bulan dapat menurunkan rasa nyeri dan kekakuan yang signifikan pada pasien osteoartritis pinggul dan lutut (6, 7). 

 

Selain itu, konsumsi rosehip sebesar 5 kapsul (masing-masing 0,5 gram) yang dikonsumsi dalam dua dosis terbagi setiap hari menghasilkan perbaikan gerak atau mobilitas pinggul yang signifikan pada pasien osteoartritis pinggul. Bahkan 64.6% pasien diantaranya menyatakan penurunan derajat nyeri ketika mengonsumsi kapsul rose hip (8). 

 

Penelitian yang dilaksanakan pada penderita artritis atau radang sendi akibat gangguan autoimun juga menunjukkan hasil serupa, dimana konsumsi rose hip dengan dosis rendah sebesar 5 gram per hari selama 6 bulan berturut-turut menurunkan rasa sakit dan kekakuan secara signifikan terhadap 89 orang pasien dengan rheumatoid artritis (9).

 

4. Bersifat Anti-Kanker

Sebuah penelitian tingkat sel berhasil menunjukkan kemampuan rose hip dalam menghentikan proliferasi atau pertumbuhan sel kanker payudara manusia.

 

Pemberian ekstak rose hip dengan dosis 1 – 25 mg/mL berhasil menekan produksi enzim MAPK (mitogen activated protein kinase) dan Akt (protein kinase B) yang bersifat mempercepat pertumbuhan sel ganas pada jenis jaringan kanker ganas payudara (10). 

 

 

 

Sumber Makanan

 

Bubuk rose hip didapatkan dengan menumbuk biji beserta daging buah palsu dari tanaman mawar jenis Rosa canina

 

 

Dosis Pemakaian

 

Dosis standar untuk bubuk rose hip adalah 5-10 gram per hari, dapat dikonsumsi menjadi dua dosis terbagi bersama dengan makan.

 

Berdasarkan sejarahnya, rose hip juga dikonsumsi dalam bentuk sirup, digunakan sebagai campuran dalam selai, jelly, teh herbal, sup, serta menjadi campuran pada minuman dan makanan beralkohol seperti wine, pai, ataupun roti.

 

Adapun rekomendasi dosis untuk beberapa kondisi diantaranya yaitu:

 

• Mengatasi osteoartritis: Konsumsi lima kapsul yang mengandung total 2,5 gram bubuk rose hip (merk paten LitoZin / i-flex atau Hyben Vital), yang dikonsumsi dengan dua dosis terbagi per hari.

 

• Meningkatkan kesehatan kulit: Aplikasikan minyak rose hip dua kali per hari, dapat dicampur dengan minyak lain untuk menambah efek melembabkan pada kulit.

 

Waspada terhadap penggunaan minyak rose hip karena dapat menyebabkan alergi dan iritasi pada kulit, untuk mencegah hal ini terjadi aplikasikan sedikit minyak rose hip ke lengan dalam atau area pergelangan tangan, tutup dengan perban, lalu evaluasi setelah 24 jam.

 

Jika terdapat reaksi alergi seperti kemerahan dan iritasi berarti Anda memiliki alergi terhadap minyak rose hip. Hindari penggunaannya dan konsultasikan dengan dokter jika terjadi perlukaan.

 

 

Interaksi Sinergi

 

 

Rose hip dapat dikombinasikan dengan stinging nettle, devil’s claw, dan vitamin D. Kombinasi bubuk rose hip dengan salah satu herbal dan vitamin diatas dapat digunakan sebagai terapi efektif untuk mengatasi osteoartritis atau radang tulang. 

 

 

Efek Samping

 

Kulit gatal dan memerah

Mata gatal dan berair

Tenggorokan gatal

Mual

Muntah

Sulit bernafas

• Mengi (suara penyempitan jalan nafas ketika menarik udara ke dalam paru-paru)

Mulut, tenggorokan, atau wajah bengkak

Detak jantung yang cepat

Sakit perut, mulas, atau kram perut

Diare atau sembelit

Kelelahan

Sakit kepala

Sulit tidur

 

 

Kontraindikasi 

 

Ibu hamil dan menyusui

 

Penderita diabetes

 

Batu ginjal atau gejala batu ginjal

 

Gangguan sel darah merah seperti hemochromatosis (kelebihan zat besi), thalassemia atau anemia herediter termasuk jenis anemia defisiensi G6PD (Glucose-6-phospate dehydrogenase) dan anemia sel sabit

 

Riwayat serangan jantung (infark miokard)

 

Riwayat stroke

 

Riwayat sumbatan darah di area kaki (deep vein thrombosis) atau paru-paru (pulmonary embolism)

 

Berhati-hati mengombinasikan ekstrak rose hip dengan obat-obatan berjenis alumunium, pil hormonal seperti pil KB atau estrogen, anti-psikotik seperti fluphenazine (prolixin), litium, pengencer darah seperti warfarin (coumadin), serta obat-obatan NSAID seperti aspirin, choline magnesium trisalicylate (trilisate), dan salsalate (disalcid). 

 

 

Referensi

Patel, Kamal. (2014). Rose hip. Examine. Diakses pada 12 Juli 2019.

Price, Annie. (2018). Don’t just smell the roses! rose hips for arthritis relief + 4 other benefits. Dr Axe. Diakses pada 12 Juli 2019.

WebMD. (2018). Rose hip. WebMD. Diakses pada 12 Juli 2019.

Jay, Kitty. (2018). 9 Ways to use rosehip oil for your face. Healthline. Diakses pada 12 Juli 2019. 

Andersson U, Berger K, Högberg A, Landin-Olsson M, Holm C. Effects of rose hip intake on risk markers of type 2 diabetes and cardiovascular disease: a randomized, double-blind, cross-over investigation in obese persons. Eur J Clin Nutr. (2012). 

Nagatomo A, Nishida N, Fukuhara I, et al. Daily intake of rosehip extract decreases abdominal visceral fat in preobese subjects: a randomized, double-blind, placebo-controlled clinical trial. Diabetes Metab Syndr Obes. (2015). 

Phetcharat L, Wongsuphasawat K, Winther K. The effectiveness of a standardized rose hip powder, containing seeds and shells of Rosa canina, on cell longevity, skin wrinkles, moisture, and elasticity. Clin Interv Aging. (2015). 

Valerón-Almazán P, J. Gómez-Duaso A, Santana-Molina N, García-Bello MA, Carretero G. Evolution of post-surgical scars treated with pure rosehip seed oil. Journal of Cosmetics, Dermatological Sciences and Applications. (2015).

Winther K, Rein E, Kharazmi A. The anti-inflammatory properties of rose-hip. Inflammopharmacology. (1999).

Winther K, Apel K, Thamsborg G. A powder made from seeds and shells of a rose-hip subspecies (Rosa canina) reduces symptoms of knee and hip osteoarthritis: A randomized, double-blind, placebo-controlled clinical trial. Scand J Rheumatol. (2005).   

Warholm O, Skaar S, Hedman E, Mølmen HM, Eik L. The effects of a standardized herbal remedy made from a subtype of Rosa canina in patients with osteoarthritis: A double-blind, randomized, placebo-controlled clinical trial. Current Therapeutic Research. (2003). 

Rein E, Kharazmi A, Winther K. A herbal remedy, Hyben Vital (stand. powder of a subspecies of Rosa canina fruits), reduces pain and improves general wellbeing in patients with osteoarthritis–a double-blind, placebo-controlled, randomised trial. Phytomedicine. (2004). 

Willich SN, Rossnagel K, Roll S, et al. Rose hip herbal remedy in patients with rheumatoid arthritis – a randomised controlled trial. Phytomedicine. (2010).

Cagle P, Coburn T, Matrick PM. Abstract 3213: Rosehip (Rosa canina) extracts prevent MAPK and AKT-mediated cell proliferation in African American triple-negative breast cancer cells. Cancer Research. (2014).


Tags: , , , , , ,