fbpx
LOGO

Jangan Sampai Tertukar, Ini Perbedaan Stres dan Depresi!

August 25, 2020
IMG

Banyak orang yang salah mengira bahwa stres sama dengan depresi. Nyatanya, kedua hal ini sangatlah berbeda. Artikel ini akan menjelaskan definisi, perbedaan, dan penanganan antara stres dan depresi.

 

 

Apa itu Stres? Apa itu Depresi?

 

Stres dapat didefinisikan sebagai suatu kondisi dimana Anda merasakan tekanan mental atau emosi yang dipicu oleh hal-hal yang terlalu berat untuk Anda tangani. Pemicu ini dapat berupa masalah pekerjaan, hubungan, ataupun masalah hutang.

 

Sedangkan depresi adalah tekanan mental atau emosi yang telah lama terpendam, lalu muncul ke permukaan. Dengan kata lain, depresi adalah stres yang menumpuk.

 

Orang yang mengalami depresi jarang untuk dapat merespon logika. Depresi tidak dapat dihilangkan hanya dengan memperbaiki masalah pemicunya. Depresi dipicu oleh berbagai pengalaman sulit, stres berkepanjangan, atau sering kali tiba-tiba muncul begitu saja tanpa penjelasan ataupun kondisi yang melatarbelakangi

 

Depresi cenderung membuat Anda merasa lelah, bahkan dapat mengganggu tidur. Salah satu gejala terbesar dari depresi adalah berpikir negatif, yang dapat berubah menjadi pemikiran destruktif (atau merusak) terutama jika tidak mendapatkan dukungan dari lingkungannya. 

 

 

Perbedaan Stres dan Depresi

 

Meski dikatakan memiliki banyak kemiripan, stres dan depresi memiliki perbedaan yang mendasar seperti berikut:

 

Stres Depresi
Cenderung hilang ketika ada perubahan peristiwa kehidupan Dapat bertahan selama bertahun-tahun
(sulit untuk dihilangkan)
Berkaitan dengan peristiwa kehidupan Dapat terjadi meski kehidupan terlihat baik-baik saja
Pemicunya jelas Pemicunya tidak jelas, dapat berasal dari mana saja
Berkaitan dengan peristiwa saat ini Dapat dikaitkan dengan peristiwa atau masalah yang belum selesai di masa lampau
Dapat diterima secara sosial, bahkan mendapat dukungan semangat dari sekitar Depresi memiliki stigma sosial
Stres tingkat rendah mungkin tidak akan menjadi masalah dan justru dapat membuat Anda termotivasi Depresi tingkat rendah dapat menguras tenaga
Stres tingkat tinggi memiliki risiko terhadap serangan jantung Depresi tingkat tinggi memiliki risiko terhadap bunuh diri
Stres menyebabkan peningkatan adrenalin yang dapat berujung pada kecelakaan Depresi berujung pada kelelahan
Jika tidak ditangani, dapat menyebabkan depresi atau masalah kecemasan Jika tidak ditangani, dapat memunculkan pikiran untuk bunuh diri

 

 

Adakah Persamaan antara Stres dan Depresi?

 

Stres dan depresi menghasilkan efek merugikan yang sama, yaitu:

• Terganggunya pola tidur 

• Mempengaruhi tingkat energi dan suasana hati

• Dapat mengganggu pola makan, seperti terlalu banyak atau terlalu sedikit makan

• Membuat Anda tidak menjadi diri Anda sendiri 

• Dapat berjuang untuk berfungsi secara normal

• Dapat merasa dan mengekspresikan kemarahan

• Dapat merasa luar biasa

• Dapat mengganggu konsentrasi

• Menarik diri dari lingkungan sosial, termasuk teman dan keluarga

• Mempengaruhi mekanisme tubuh dalam merespon stres 

• Mempengaruhi otak dengan cara yang sama

 

 

 

Bagaimana Cara Menangani Stres dan Depresi?

 

Anda dapat melakukan hal-hal sederhana untuk menghilangkan stres, seperti:

• Menghindari konsumsi alkohol dan narkoba

• Berolahraga secara teratur

• Konsumsi makanan sehat

• Mengembangkan kebiasaan meditasi untuk relaksasi dan mengurangi stres

• Menjaga jam tidur dan bangun yang teratur

• Menceritakan masalah kepada orang lain, seperti teman, pasangan, atau keluarga

• Melakukan sesuatu yang menyenangkan seperti menonton film atau membaca buku

• Mandi dengan air hangat

• Bermain dengan hewan peliharaan

 

Ketahui cara mudah dan ampuh mengatasi stres dengan membaca artikel kami mengenai stres.

 

Adapun untuk menangani depresi, Anda dapat melakukan hal yang sama seperti cara penanganan stres yang telah tersebut di atas. Namun dengan catatan, Anda juga perlu mendapatkan bantuan medis profesional seperti dokter, konselor, ataupun terapis. Anda juga akan mendapatkan resep obat, dan konsumsilah obat-obatan tersebut di bawah pengawasan dokter. 


Tags: , ,