fbpx
LOGO

Jenis Insulin dan Cara Penggunaannya

September 3, 2020
IMG

Insulin adalah hormon alami yang diproduksi oleh pankreas. Bersama dengan hormon lain, glukagon, keduanya mengatur kadar gula darah dalam tubuh dan melindungi dari kelebihan gula darah (hiperglikemia) dan kadar gula darah yang terlalu rendah (hipoglikemia).

 

Orang yang kekurangan produksi insulin (penderita diabetes tipe I), harus menyuntikkan insulin untuk bertahan hidup. Kondisi lain yang dikenal sebagai sensitivitas insulin juga seringkali terjadi, yang berarti sedikit jumlah molekul insulin yang bekerja di dalam sel untuk menurunkan kadar gula darah.

 

Semakin banyak sensitivitas insulin yang dimiliki, maka semakin sedikit jumlah insulin yang dibutuhkan untuk memberikan efek yang sama. Kondisi lain yang bertolak belakang disebut insensitivitas insulin, dimana jumlah insulin yang dihasilkan tubuh belum mampu menurunkan kadar gula darah.

 

Skala besar dan keadaan insensitivas insulin yang berkepanjangan dikenal sebagai diabetes tipe II.

 

 

Manfaat

 

Insulin bersifat anabolik yang berfungsi membangun molekul dan jaringan, dan katabolik (bertindak untuk menghancurkan molekul dan jaringan untuk menyediakan energi).

 

Ketika makanan masuk ke dalam tubuh, pankreas akan melepaskan insulin yang berguna untuk mengubah glukosa dari makanan yang megandung karbohidrat menjadi energi.

 

Insulin juga membantu menyimpan energi dan berperan penting dalam metabolisme tubuh.

 

 

Penggunaan Insulin

 

Produk insulin buatan manusia memiliki cara kerja yang sama seperti insulin alami yang diproduksi oleh tubuh.

 

Terdapat beberapa jenis produk insulin yang dibedakan berdasarkan durasi kerjanya, yaitu:

• Insulin dengan durasi kerja panjang (long-acting insulin)

• Insulin durasi kerja menengah (intermediate-acting insulin)

• Insulin durasi kerja pendek (short-acting insulin)

• Insulin dengan durasi kerja yang cepat (rapid-acting insulin).

 

Insulin dengan durasi yang pendek butuh waktu sekitar 30 menit untuk membantu gula darah masuk ke dalam sel sehingga tubuh dapat menghasilkan energi. Insulin jenis ini mampu bekerja mempertahankan kadar gula darah selama 6 jam.

 

Obat ini biasanya dikombinasikan dengan insulin kerja menengah (intermediate-acting insulin) yang memiliki durasi kerja 2-4 jam, dan dapat mempertahankan kadar gula darah selama 18 jam.

 

Bisa juga dikombinasikan dengan insulin kerja panjang (long-acting insulin) yang memiliki waktu kerja beberapa jam dalam membantu glukosa masuk ke dalam sel dan mempertahankan kadar gula darah selama 24 jam. Obat ini juga dapat digunakan sendiri atau dengan obat diabetes oral lainnya, seperti metformin.

 

Penggunaan insulin juga umum dibarengi dengan diet dan program latihan untuk membantu mengontrol kadar gula darah pada penderita diabetes. Mengontrol gula darah membantu mencegah kerusakan ginjal, kebutaan, masalah saraf, kehilangan anggota tubuh, masalah fungsi seksual, hingga mengurangi risiko serangan jantung atau stroke.

 

Beberapa saran penggunaan insulin antara lain:

Untuk menggunakan injeksi insulin, disarankan untuk meminta petunjuk dari dokter atau profesional kesehatan lainnya

Perhatikan kebersihan alat serta dosis pemakaian

Jangan menyuntikkan ke kulit yang merah, bengkak, atau gatal

Jangan menyuntikkan insulin dingin karena menyebabkan rasa sakit

Simpan wadah insulin pada suhu kamar.

 

Jangan gunakan insulin jika Anda sedang mengonsumsi suplemen atau obat-obatan lain seperti rosiglitazone, metoprolol, propranolol, dan lainnya. Untuk kasus diatas, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Jangan memulai, menghentikan, atau mengubah dosis obat apa pun tanpa persetujuan dokter Anda.

 

 

Efek Samping Penggunaan Insulin

 

Penggunaan insulin dapat menyebabkan efek samping seperti sakit, kemerahan, iritasi, alergi serius hingga tekanan darah rendah. Segera hubungi dokter jika Anda mengalami gejala seperti kram otot, detak jantung tak teratur, serta lesu.

 

 

Kontraindikasi

 

Ibu menyusui

Anak-anak

Alergi terhadap insulin

Tekanan darah rendah

Riwayat kesehatan seperti liver, penyakit ginjal, dan masalah tiroid.

Kondisi gula darah rendah (hipoglikemia)

 

Jika terjadi perubahan kondisi seperti di atas diwajibkan untuk melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum menggunakan insulin dengan dosis yang telah diresepkan.

 

Dokter mungkin akan menghentikan atau mengubah dosis insulin sesuai dengan perubahan kondisi Anda agar insulin tetap aman digunakan.

 

Pada kondisi hipoglikemia, pemakaian insulin harus segera dihentikan karena dapat membuat kadar gula darah semakin menurun dan menyebabkan rasa kantuk yang berlebihan, kebingungan, serta hilang kesadaran (1).

 

 

 

Referensi:

Patel K. (2017). Insulin. Examine. Diakses daripada 14 Agustus 2019.

WebMD. (2019). Insulin regular human solution. WebMD. Diakses pada 14 Agustus 2019.

Pietrangelo A. (2014). The effects of insulin on the body. Healthline. Diakses pada 14 Agustus 2019.

InformedHealth. (2006). Hyperglycemia and hypoglycemia in type 1 diabetes.  Institute for Quality and Efficiency in Health Care (IQWiG). Diakses pada 14 Agustus 2019.

 


Tags: