fbpx
LOGO

Ketahui Manfaat dari Suplemen Enzim Pencernaan 

October 16, 2020
IMG

Ketika Anda makan, makanan akan dipecah dan nutrisi akan diserap oleh tubuh dengan bantuan enzim pencernaan.

 

Enzim pencernaan utama yaitu enzim amilase, laktase, lipase, dan pepsin, yang memecah karbohidrat, laktosa, lemak, dan protein. Kebanyakan enzim dibuat oleh pankreas, sehingga seringkali disebut sebagai enzim pankreas.

 

Tubuh memang memiliki stok enzim, namun dalam suatu waktu, makanan yang Anda konsumsi tidak dicerna dengan baik oleh tubuh, khususnya lemak. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor seperti stres, pilihan makanan, dan tingkat aktivitas.

 

Umumnya tubuh memilki waktu selama 24 jam untuk menyerap nutrisi makanan Anda (kecuali beberapa jenis makanan seperti jagung), yang kemudian dialihkan ke pembuangan.

 

Anda dapat mengetahuinya melalui tekstur dan warna feses, dimana feses yang berbentuk panjang dan lembut adalah normal dan berarti enzim pencernaan Anda bekerja. 

 

Untuk mengatasi hal ini, Anda mungkin memerlukan tambahan enzim melalui konsumsi buah dan sayur, atau suplemen enzim pencernaan. Nanas dan pepaya adalah dua sumber terbaik untuk meningkatkan enzim pencernaan. 

 

Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2015 di Gut and Liver menemukan bahwa enzim lipase dapat mengurangi sensasi kenyang signifikan pada subjek setelah mengonsumsi makanan berlemak.

 

 

Suplemen lain yang dapat membantu pencernaan

 

Selain suplemen enzim pencernaan, terdapat suplemen lain seperti probiotik, prebiotik, dan betaine HCL yang terbukti meningkatkan kesehatan pencernaan.

 

1. Probiotik

Probiotik atau bakteri baik berperan dalam memecah makanan selama proses mencerna dan memiliki dampak positif pada sistem kekebalan tubuh, serta melawan bakteri jahat yang dapat membuat Anda sakit.

 

Dua strain probiotik yang paling umum adalah lactobacillus dan bifidobacterium, dimana keduanya mudah didapat melalui produk susu. 

 

Penelitian menunjukkan bahwa Saccharomyces boulardii (SB), strain probiotik yang lain, dapat mengurangi berbagai masalah pencernaan dengan mendukung mikrobiota usus yang sehat. 

 

Sama seperti enzim pankreas, ada beberapa probiotik yang dihancurkan selama proses pencernaan sebelum mereka bertindak. Oleh karena itu, disarankan  mencari strain yang resisten terhadap asam lambung, seperti L. acidophilus DDS-1, L. plantarum, L. rhamnosus, B. infantis, dan B. lactis.

 

2. Prebiotik

Jika probiotik adalah bakteri sehat, maka prebiotik adalah makanan untuk bakteri sehat. Meskipun tidak dapat dicerna tubuh, prebiotik dapat meningkatkan pertumbuhan dan kerja probiotik. 

 

Prebiotik bisa didapatkan dari pisang, bawang putih, bawang, dan biji-bijian, namun Jerusalem artichoke adalah sumber lain yang baik, dan digunakan untuk suplemen.

 

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam British Journal of Nutrition menemukan bahwa menyuntikkan serat artichoke Yerusalem memiliki efek prebiotik yang bermanfaat pada subjek penelitian.

 

3. Betaine HCL

Penelitian dari Molecular Pharmaceutics menunjukkan bahwa senyawa kimia betaine hidroklorida (HCL) mempromosikan lingkungan asam di perut, dan dapat ditoleransi dengan baik oleh orang sehat.

 

Penelitian lain dalam Komunikasi Penelitian Biokimia dan Biofisika menunjukkan bahwa betaine HCL dapat meningkatkan kesehatan pencernaan.

 

 

 

Waktu yang tepat untuk mengonsumsi suplemen pencernaan

 

Enzim pencernaan, probiotik, prebiotik, dan betaine HCL semuanya dapat dikonsumsi pada waktu makan secara terpisah atau bersama-sama. Konsumsilah suplemen sebelum mengkonsumsi makanan besar, terutama yang tinggi lemak atau serat. 

 

 

Efek samping

 

Beberapa orang melaporkan bahwa enzim tambahan dapat menyebabkan gas , sembelit, kram, dan diare. Tapi ini mungkin pertanda bahwa produk yang digunakan kurang berkualitas. Maka dari itu pilihlan enzim yang sudah diuji kemurnian dan keamanannya.

 

 

Referensi

Hyson S. (2019). Benefits of digestive enzyme supplements. Onnit. Diakses pada 31 Oktober 2019.


Tags: , ,