fbpx
LOGO

Manfaat Tersembunyi Tanaman Cikal Tulang yang Jarang Diketahui

July 15, 2020
IMG

Cissus quadrangularis (CQ) atau cikal tulang adalah spesies tanaman yang banyak dibudidayakan di Asia tropis, Arab, dan sebagian besar Afrika. Umumnya dikenal sebagai anggur veldt, devil’s backbone, adamant creeper, asthisamharaka, hadjod, dan pirandai. Tanaman ini termasuk ke dalam keluarga tanaman anggur.

 

Cikal tulang mengandung vitamin C dan kompenen antioksidan seperti karotenoid, triterpen, tannin, flavonoid, phytosterol, resveratrol dan fenol dalam cikal tulang yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. 

 

Tanaman ini sudah digunakan sebagai ramuan obat sejak ribuan tahun yang lalu terutama untuk mengobati wasir, asam urat, asma, dan alergi. Akan tetapi, penelitian klinis terhadap Cissus quadrangularis diketahui lebih signifikan dalam membantu meningkatkan kesehatan tulang, meredakan nyeri sendi, dan melindungi terhadap kondisi kronis seperti penyakit jantung, diabetes, dan stroke.

 

 

Manfaat

 

1. Meningkatkan Kesehatan Tulang

Beberapa penelitian pada hewan dan manusia telah membuktikan manfaat C. quadrangularis dalam meningkatkan kesehatan tulang, seperti membantu mengurangi keropos tulang, mempercepat penyembuhan patah tulang, dan membantu mencegah kondisi seperti osteoporosis.

 

Pada penelitian singkat selama 11 minggu yang melibatkan tikus sebagai hewan coba, menemukan bahwa penambahan cikal tulang kepada makanan tikus dapat membantu mencegah keropos tulang pada tikus dengan osteoporosis melalui peningkatan kandungan protein dalam metabolime tulang (1).

 

Pada penelitian terhadap manusia, pemberian 500 mg Cissus quadrangularis 3 kali sehari selama 6 minggu terbukti dapat membantu mempercepat penyatuan tulang, mengurangi rasa nyeri serta pembengkakan yang terjadi pada luka operasi pada pasien patah tulang rahang (2), dan tidak memiliki efek samping yang signifikan (3).

 

Studi lain yang membuktikan bahwa mengonsumsi 1.200 mg Cissus quadrangularis setiap hari mempercepat penyembuhan fraktur dan meningkatkan kadar protein spesifik yang diperlukan untuk pembentukan tulang (4).

 

2. Menunjang Kesehatan Persendian 

Cikal tulang merupakan suplemen yang sangat baik dalam menunjang kesehatan persendian. Ekstraksi cikal tulang dapat meningkatkan produksi kolagen hingga 85-100%. Kolagen merupakan protein alami yang dibutuhkan untuk mengurangi nyeri dan peradangan pada sendi (5).

 

Dalam sebuah penelitian, suplementasi cikal tulang sebesar 3200 miligram per hari selama 2 bulan berturut-turut terbukti mampu menurunkan hingga 31% rasa nyeri persendian akibat latihan beban (6). 

 

Cikal tulang juga efektif mengatasi nyeri sendi dan peradangan pada penderita rheumatoid artritis. Rheumatoid artritis merupakan sebuah kondisi autoimun dimana antibodi menyerang persendian.

 

Pada sebuah percobaan dengan tikus, pemberian makanan dengan tambahan kandungan cikal tulang terbukti menurunkan peradangan dan pembengkakan persendian akibat artritis. Cikal tulang juga dikatakan lebih efektif dalam menurunkan peradangan dibandingkan dengan obat-obatan artritis pada umumnya (7). 

 

3. Menurunkan Berat Badan

Sebuah penelitian yang melibatkan 123 individu yang kelebihan berat badan dan obesitas, menyatakan bahwa pemberian ekstrak cikal tulang atau Cissus quadrangularis sebesar 1028 miligram selama 2 bulan bersama dengan herbal lain seperti teh hijau, selenium dan chromium dapat secara efektif menurunkan berat badan, kadar gula darah, kolesterol total, kolesterol jahat (Low density lipoprotein – LDL), dan trigliserida (8, 9).

 

Penelitian lain dalam masa 10 minggu menunjukkan bahwa hanya mengkonsumsi kombinasi cikal tulang dengan Irvingia Gabonensis (mangga afrika) tanpa anjuran latihan fisik dan perubahan menu makanan dapat mengubah status antropometri (berat badan, lemak badan, ukuran pinggul) dan status serologis (total kolesterol, kolesterol baik (HDL), gula darah puasa) menjadi lebih baik (10). 

 

4. Mengatasi Wasir 

Penggunaan cikal tulang untuk mengobati wasir atau hemoroid telah dipraktekkan sejak ribuan tahun yang lalu. Bahkan tanaman ini juga dikenal dengan sebutan “hemorrohid vine” karena kepercayaan para pengobat tradisional. Namun ternyata fakta ini belum didukung oleh penelitian klinis.

 

Sebuah percobaan dilaksanakan pada 577 pasien dengan wasir yang diberikan suplementasi kapsul cikal tulang dan kombinasi Daflon (obat konvensional wasir) sebanyak tiga kali per hari selama 4 hari dan dilaksanakan penurunan dosis untuk 3 hari sisanya. Hasilnya tidak ditemukan perbedaan signifikan dari derajat perdarahan, nyeri, kemerahan, serta tingkat keparahan secara subjektif antara pasien penerima intervensi dan kelompok penerima plasebo (11). 

 

Dalam tinjauan penelitian, dari 9 penelitian yang melibatkan lebih dari 1.000 subyek menyatakan bahwa cikal tulang secara keseluruhan signifikan dalam mengurangi rasa nyeri akibat patah tulang dan rendah efek samping namun tidak memiliki manfaat yang signifikan dalam mengatasi wasir atau hemoroid (3).

 

 

 

Sumber Makanan

 

Daun, akar dan batang dari tanaman Cissus quadrangularis atau cikal tulang

 

 

Dosis Pemakaian

 

Ekstrak Cissus quadrangularis dapat dijumpai dalam sediaan suplemen bubuk, kapsul maupun sirup. Belum ada dosis standar yang ditetapkan, namun beberapa dosis ini digunakan dalam penelitian:

 

Manfaat kesehatan secara umum: Dapat dikonsumsi dengan dosis 300 – 3200 mg per hari.

 

Fraktur atau patah tulang: Cikal tulang dapat dikonsumsi dengan dosis 500 mg diminum 3 kali sehari (untuk dosis harian total 1.500 mg).

 

Menurunkan berat badan: Dapat dikonsumsi dengan dosis 1.028 mg per hari, dibagi menjadi 1 atau 2 dosis setiap hari. Dosis ini diketahui aman dikonsumsi hingga 8 minggu tanpa efek samping yang serius.

 

 

Interaksi Sinergi

 

• Irvingia gabonensis (Mangga Afrika): Kombinasi keduanya dapat menghasilkan efek sinergis dalam pembakaran lemak, menurunkan LDL, dan glukosa darah.

 

Teh hijau, selenium dan chromium: kombinasi ketiganya bersama dengan CQ efektif dalam pembakaran lemak, menurunkan glukosa darah, dan perbaikan status kolesterol darah. 

 

 

Efikasi 

 

Kadar CQ meningkat pesat dalam darah pada 30 menit setelah konsumsi. 

 

 

Kontraindikasi

 

Ibu hamil dan menyusui: Hindari konsumsi cikal tulang selama masa hamil dan menyusui.

 

Diabetes: Konsumsi cikal tulang dapat menurunkan kadar gula darah dengan drastis dan mempengaruhi efek obat-obatan anti-diabetes, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

 

Pasien pra-operasi: Hentikan konsumsi cikal tulang 2 minggu sebelum operasi dilakukan.

 

 

Efek Samping

 

Sakit kepala

Perut kembung

Mulut kering

Diare

Sakit perut

• Insomnia

Dapat terjadi trombositopenia (kadar trombosit yang rendah) pada pasien dengan transplantasi organ

 

 

Referensi:

Patel, Kamal. (2014). Cissus quadrangularis. Examine. Diakses pada 29 Juni 2019.

Link, Rachael. (2019). Cissus quadrangularis: Uses, benefits, side effects, and dosage. Diakses pada 29 Juni 2019.

Eng, Mathew. (2019). 8 Cissus quadrangularis benefits + side effects & reviews. Self Hacked. Diakses pada 29 Juni 2019.

WebMD. (2018). Cissus quadrangularis. WebMD. Diakses pada 29 Juni 2019

Banu J, Varela E, Bahadur AN, Soomro R, Kazi N, Fernandes G. Inhibition of bone loss by cissus quadrangularis in mice: A preliminary report. J Osteoporos. (2012).

Brahmkshatriya HR, Shah KA, Ananthkumar GB, Brahmkshatriya MH. Clinical evaluation of Cissus quadrangularis as osteogenic agent in maxillofacial fracture: A pilot study. Ayu. (2015).

Sawangjit R, Puttarak P, Saokaew S, Chaiyakunapruk N. Efficacy and safety of cissus quadrangularis L. in clinical use: A systematic review and meta-analysis of randomized controlled trials. Phytother Res. (2017).

Singh N, Singh V, Singh RK, et al. Osteogenic potential of cissus qudrangularis assessed with osteopontin expression. Natl J Maxillofac Surg. (2013). 

Muthusami S, Senthilkumar K, Vignesh C, et al. Effects of Cissus quadrangularis on the proliferation, differentiation and matrix mineralization of human osteoblast like SaOS-2 cells. J Cell Biochem. (2011).

Bloomer RJ, Farney TM, McCarthy CG, Lee SR. Cissus quadrangularis reduces joint pain in exercise-trained men: A pilot study. Phys Sportsmed. (2013). 

Kumar R, Gupta YK, Singh S, Arunraja S. Cissus quadrangularis attenuates the adjuvant induced arthritis by down regulating pro-inflammatory cytokine and inhibiting angiogenesis. J Ethnopharmacol. (2015). 

Oben J, Kuate D, Agbor G, Momo C, Talla X. The use of a Cissus quadrangularis formulation in the management of weight loss and metabolic syndrome. Lipids Health Dis. (2006). 

Oben JE, Enyegue DM, Fomekong GI, Soukontoua YB, Agbor GA. The effect of Cissus quadrangularis (CQR-300) and a Cissus formulation (CORE) on obesity and obesity-induced oxidative stress. Lipids Health Dis. (2007). 

Oben JE, Ngondi JL, Momo CN, Agbor GA, Sobgui CS. The use of a Cissus quadrangularis/Irvingia gabonensis combination in the management of weight loss: a double-blind placebo-controlled study. Lipids Health Dis. (2008).

Panpimanmas S, Sithipongsri S, Sukdanon C, Manmee C. Experimental comparative study of the efficacy and side effects of Cissus quadrangularis L. (Vitaceae) to Daflon (Servier) and placebo in the treatment of acute hemorrhoids. J Med Assoc Thai. (2010).

 


Tags: