fbpx
LOGO

Manfaat Jerami Gandum (Oat Straw) Sebagai Nootropik

November 19, 2020
IMG

Jerami gandum (Avena sativa) adalah rumput gandum hijau, yang diambil ketika batang dan daun tanaman gandum memasuki tahap susu, sebelum butir gandum matang membentuk kepala gandum.

 

Jerami gandum dikenal dapat meningkatkan gairah seksualitas pada pria selain meningkatkan kinerja kognitif.

 

Ekstrak jerami gandum merupakan salah satu golongan obat nootropik. Nootropik adalah suplemen yang bekerja sebagai penguat otak, diantaranya termasuk meningkatkan fungsi kognisi, memori, kemampuan belajar, fokus, mengurangi stres, dan tidak memiliki efek samping yang signifikan.

 

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai nootropik, Anda dapat membaca artikel kami lainnya dengan judul Apa itu nootropik?

 

Manfaat nootropik jerami gandum pertama kali terungkap pada abad pertengahan di Eropa. Ekstrak jerami gandum menekan sitokin inflamasi dengan menghambat aktivasi nuclear factor κB (NF-κB).

 

Kemunculan sitokin inflamasi merupakan penyebab utama terjadinya gangguan otak termasuk depresi berat, skizofrenia, dan penyakit Alzheimer

 

 

Manfaat

 

1. Meningkatkan daya ingat

Eksrak jerami gandum terbukti mampu meningkatkan daya ingat bahkan pada lansia. Pada sebuah penelitian di Australia, pemberian ekstrak jerami gandum dosis 1.600 mg seminggu sekali mampu meningkatkan fungsi kognitif pada partisipan lansia sehat dan lansia dengan gangguan kognitif ringan.

 

Dalam penelitian tersebut, kelompok penerima oat straw dosis 1.600 mg melaporkan tidak terjadinya gangguan kognitif dengan hanya memiliki rata-rata 0,55 kesalahan dibandingkan kelompok plasebo dengan rata-rata 2,13 kesalahan.

 

Adapun partisipan yang menerima dosis 2.400 mg ekstrak oat straw menunjukkan hasil serupa dengan kelompok plasebo. Hal ini menunjukkan bahwa mengonsumsi esktrak jerami gandum terlalu banyak tidak signifikan dalam meningkatkan kognisi (1).

 

2. Meningkatkan proses berpikir

Sebuah penelitian menggunakan ekstrak jerami gandum merk Neuravena® untuk menilai efek dosis tunggal suplemen terhadap orang dewasa sehat berusia 40 – 65 tahun dengan penurunan memori. Peserta menerima dosis tunggal 800 atau 1.600 mg ekstrak jerami gandum.

 

Fungsi kognitif dinilai dari mengukur perhatian, memori spasial-kerja-episodik, dan fungsi eksekutif. Pengujian dilakukan sebelum pemberian dan 1, 2 ½, 4, dan 6 jam setelah pemberian dosis.

 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa 800 mg ekstrak jerami gandum meningkatkan kecepatan kinerja dan fungsi eksekutif, termasuk percepatan waktu berpikir, dan penyelesaian tugas.

 

Penelitian menyimpulkan bahwa dosis yang lebih tinggi tidak optimal, sehingga dosis yang disarankan maksimal 800 mg (2).

 

Penelitian lain juga menunjukkan bahwa suplementasi jerami gandum meningkatkan kinerja partisipan dalam aritmatika. Manfaat tersebut diketahui berasal dari pengaruhnya terhadap pola gelombang otak di area otak yang terkait dengan kognisi. (3).

 

Hal lain yang perlu dicatat adalah ekstrak jerami gandum mampu meningkatkan perhatian dan konsentrasi tanpa efek samping seperti insomnia, gugup, atau kecemasan.

 

3. Meningkatkan kesehatan otak

Avenanthramides (senyawa bioaktif unik dalam gandum) telah terbukti meningkatkan produksi nitrat oksida (NO) dalam sel otot polos manusia, dan menekan sitokin inflamasi dalam kombinasi dengan peningkatan oksida nitrat untuk meningkatkan aliran darah.

 

Dalam uji coba acak double-blind plasebo yang diikuti  37 lansia, sehat berusia lanjut, suplementasi 1500 mg ekstrak jerami gandum per hari selama 24 minggu menunjukkan peningkatan respon vaskular serebral sebesar 42%.

 

Suplementasi jerami gandum mampu melebarkan arteri serebri tengah mampu sebagai respons terhadap stres, sehingga semakin banyak aliran darah ke otak, meningkatkan oksigen dan pengiriman nutrisi ke sel-sel otak (4).

 

 

 

Sumber Makanan

 

Oat straw atau jerami gandum adalah batang dan daun tanaman gandum. Anda dapat menemukan jerami gandum di jual bebas.

 

 

Dosis

 

Dosis ekstrak jerami gandum yang direkomendasikan adalah sebesar 800 – 1600 mg per hari.

 

Dosis berbeda setiap sediaan, yaitu:

Dosis kapsul serbuk jerami gandum: 350 mg dapat dikonsumsi hingga 3 kali sehari.

Dosis larutan cair jerami gandum: ½ hingga 1 sendok teh hingga 3 kali sehari.

Dosis teh jerami gandum: 1 hingga 3 gelas per hari.

 

Hindari mengonsumsi suplemen jerami gandum sebelum tidur karena dapat menyebabkan insomnia atau kesulitan tidur.

 

 

Efek Samping

 

Insomnia

Gas perut

Kembung

 

 

Kontraindikasi

 

Orang yang memiliki gangguan penyerapan pada saluran pencernaan termasuk kerongkongan, lambung, dan usus, diharapkan berhati-hati dalam mengonsumsi ekstrak jerami gandum.

 

Jerami gandum yang tidak dikunyah dengan baik dapat menyebabkan sumbatan pada saluran pencernaan. 

 

 

Referensi:

Tomen D. (2017). Oat straw. Nootropics Expert. Diakses pada 16 September 2019.

WebMD. (2018). Oats. WebMD. Diakses pada 16 September 2019.

Berry NM, Robinson MJ, Bryan J, Buckley JD, Murphy KJ, Howe PR. Acute effects of an Avena sativa herb extract on responses to the stroop color-word test. J Altern Complement Med. (2011).

Kennedy DO, Jackson PA, et al. Acute effects of a wild green-oat (avena sativa) extract on cognitive function in middle-aged adults: A double-blind, placebo-controlled, within-subjects trial. Nutritional Neuroscience. (2017).

Dimpfel W, Storni C, Verbruggen M. Ingested oat herb extract (Avena sativa) changes EEG spectral frequencies in healthy subjects. J Altern Complement Med. (2011).

Wong RH, Howe PR, Coates AM, Buckley JD, Berry NM. Chronic consumption of a wild green oat extract (neuravena) improves brachial flow-mediated dilatation and cerebrovascular responsiveness in older adults. J Hypertens. (2013).


Tags: , , , , ,