fbpx
LOGO

Manfaat Jujube, Kurma dari Asia Timur

July 29, 2020
IMG

Jujube (Ziziphus jujuba) atau dikenal sebagai kurma China atau Korea. Dalam pengobatan tradisional China, jujube digunakan untuk menjaga kesehatan pencernaan, serta menjadi kombinasi obat penenang atau anxiolytic atau sebagai obat pereda nyeri. 

 

Jujube juga mengandung antioksidan dan anti-inflamasi yang berfungsi melindungi tubuh dari efek radikal bebas dan penanda peradangan yang dapat menyebabkan penyakit kronis seperti masalah jantung atau hati. 

 

 

Manfaat

 

1. Membantu Menjaga Kesehatan Jantung 

Jujube mengandung kalium yang sangat baik untuk menjaga tekanan darah dan kesehatan jantung. Kalium pada jujube bermanfaat untuk menjaga pembuluh darah tetap rileks. Ketika pembuluh darah rileks, aliran dan tekanan darah jauh lebih baik (1).

 

Penelitian awal menunjukkan bahwa mengonsumsi jujube dapat menurunkan kolesterol total dan kolestrol jahat low density lipoprotein (LDL) pada remaja dengan kolesterol tinggi. Namun, jujube tampaknya tidak meningkatkan kadar kolestrol baik high density lipoprotein (HDL)

 

2. Mengobati Insomnia

Buah jujube dan biji jujube mengandung senyawa yang dikenal sebagai flavonoid, saponin, dan polisakarida. Penelitian telah menunjukkan bahwa kandungan saponin jujube yang tinggi mampu digunakan sebagai obat penenang alami dan memiliki efek menenangkan pada seluruh sistem saraf.

 

Sebuah penelitian dari China menemukan bahwa saponin dalam jujube menunjukkan fungsi sedatif dan hipnotis yang efektif untuk membantu tidur, khususnya pada orang yang mengalami kesulitan tidur (2).

 

3. Menjaga Kesehatan Pencernaan

Buah jujube secara tradisional telah digunakan sebagai pure (bubur), pasta, teh atau sup untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan pencernaan. Sebuah penelitian meneliti efektivitas jujube pada indikasi sembelit kronis. Partisipan dibagi dua kelompok dan mendapat ekstrak jujube atau plasebo selama 12 minggu.

 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa 84% pada kelompok jujube mengalami penurunan sembelit, sendangkan kelompok plasebo mengalami penurunan hanya sebanyak 12%. Sehingga ekstrak jujube dapat dijadikan pengobatan yang efektif dan aman untuk mengatasi sembelit kronis (3).

 

Penelitian lain yang diterbitkan dalam Jurnal Pertanian dan Kimia Pangan menunjukkan bahwa konsumsi jujube 40 mg setiap hari dapat meningkatkan kesehatan pencernaan secara keseluruhan dan mengurangi paparan mukosa usus terhadap amonia beracun dan senyawa berbahaya lainnya (4).

 

 

 

Sumber 

 

Buah tanaman jujube (Ziziphus jujuba)

 

 

Dosis Pemakaian

 

Secara tradisional, jujube dikonsumsi sebanyak 50 g dengan cara diseduh dengan air panas atau dibuat sup. Anda juga dapat mengonsumsi buahnya secara langsung.

 

 

Interaksi Sinergi

 

Jika sedang mengonsumsi obat antidiabetes, sebaiknya perhatikan juga kadar gula darah Anda. Kemungkinan dosis obat perlu diubah.

 

 

Efek Samping

 

Reaksi alergi

Antifertilitas (meski penelitian masih terbatas).

 

 

Kontraindikasi

 

Wanita hamil dan menyusui disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu

 

Pasien diabetes sebaiknya berhati-hati dalam mengonsumsi jujube

 

Orang dengan alergi terhadap getah mungkin juga alergi terhadap jujube

 

Pasien pra operasi sebaiknya tidak mengonsumsi jujube dua minggu sebelum operasi yang dijadwalkan

 

 

Referensi

Patel, Kamal. (2013). Ziziphus jujuba. Examine. Diakses pada 19 Juli 2019.

Price, Annie. (2016). The top 7 health benefits of jujube fruit, including better digestion & immunity. Dr Axe. Diakses pada 19 Juli 2019.

WebMD. (2018). Zizyphus. WebMD. Diakses pada 19 Juli 2019.

Purohit MP. (2017). 7 Exciting health facts about jujube. Dove Med. Diakses pada 19 Juli 2019. 

Jiang JG, Huang XJ, Chen J, Lin QS. Comparison of the sedative and hypnotic effects of flavonoids, saponins, and polysaccharides extracted from Semen Ziziphus jujube. Nat Prod Res. (2007). 

Naftali T, Feingelernt H, Lesin Y, Rauchwarger A, Konikoff FM. Ziziphus jujuba extract for the treatment of chronic idiopathic constipation: A controlled clinical trial. Digeston. (2008).

Huang YL, Yen GC, Sheu Fuu, Chau CF. Effects of water-soluble carbohydrate concentrate from chinese jujube on different intestinal and fecal indices. J. Agric. Food Chem. (2008).


Tags: ,