fbpx
LOGO

Manfaat Taurin (Taurine) Sebagai Nootropik

September 17, 2020
IMG

Taurin (asam 2-aminoetan-sulfonat) adalah salah satu asam amino paling melimpah di otak, sumsum tulang belakang, mata, dan hampir setiap jaringan di tubuh. Setiap wilayah otak termasuk retina di mata mengandung atau menggunakan taurin.

 

Taurin adalah asam amino kondisional karena beberapa asam amino ini disintesis secara alami dalam tubuh, dan tersedia dalam beberapa sumber hayati seperti makanan laut, daging, unggas, dan telur.

 

Taurin merupakan salah satu obat nootropik. Nootropik adalah suplemen yang bekerja sebagai penguat otak, diantaranya termasuk meningkatkan fungsi kognisi, memori, kemampuan belajar, fokus, mengurangi stres, dan tanpa menghasilkan efek samping yang signifikan.

 

Sebagai contoh, Taurin yang terkandung di dalam telur menyebabkan suasana hati lebih baik dan meregenerasi sel otak di waktu bersamaan. Efek yang sama bahkan lebih bisa didapat melalui suplementasi Taurin, tanpa mengkonsumsi telur. 

 

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai nootropik, Anda dapat membaca artikel kami lainnya dengan judul Apa itu nootropik?

 

 

Manfaat

 

1. Mengatasi kecemasan dan depresi

Terdapat penelitian yang menunjukkan bahwa taurin dapat membantu mengurangi depresi dengan mengubah kaskade (tahapan) pensinyalan terkait depresi di hippocampus. Hippocampus adalah area otak yang penting untuk menyimpan ingatan jangka pendek dan jangka panjang (1, 2).

 

Pemberian taurin ke dalam pengobatan bipolar berhasil menurunkan episode manik pada pasien bipolar berusia 18 – 25 tahun. Beberapa penelitian pada hewan juga menunjukkan bahwa suplementasi taurin dapat membantu dalam perawatan kecemasan klinis (3, 4).

 

Taurin memodulasi reseptor GABA (Gamma-Aminobutyric Acid) dan glisin di otak, dan mencegah neurotoksisitas serta mencegah kegagalan energi mitokondria

 

2. Sebagai agen anti-penuaan

Beberapa penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa kadar taurin akan menurun seiring bertambahnya usia. Taurin melindungi sel-sel otak dari pestisida dan logam berat seperti timah. Hal ini membantu mencegah disfungsi mitokondria dan mengatur kadar kalsium (5, 6).

 

Taurin juga mencegah toksisitas dengan membalikkan penurunan pada sistem penghambatan GABA (7).

 

Mengonsumsi suplemen taurin dapat memperlambat proses penuaan otak. Taurin mengurangi proses inflamasi yang dapat menyebabkan Alzheimer dan Parkinson, serta menghentikan Amyloid-β dari merusak mitokondria dengan mengaktifkan Sirtuin 1 (SIRT 1) yang membantu mencegah terjadinya Alzheimer (8, 9, 10).

 

Taurin juga berperan penting dalam menciptakan sel-sel otak baru (neurogenesis). Penelitian telah menemukan bahwa taurin mengaktifkan sel-sel induk yang tidak aktif di otak dan meningkatkan kelangsungan hidup neuron baru yang menghasilkan peningkatan sel-sel otak dewasa (11).

 

3. Membantu mengobati ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder)

Beberapa penelitian menemukan hubungan kuat antara peradangan dan inflamasi. Peningkatan kadar sitokin inflamasi seperti interleukin (IL) -1 dan protein C-reaktif berubah menjadi penanda diagnostik ADHD. Sitokin ini menginduksi perubahan dopamin dan norepinefrin di korteks prefrontal.

 

Taurin secara signifikan memengaruhi tingkat transporter dopamin, penyerapan dopamin, dan ekspresi faktor neurotropik yang diturunkan dari otak atau Brain Derived Neurotrophic Factor (BDNF) (12).

 

Sebuah penelitian yang dilakukan di Taiwan menunjukkan bahwa pemberian taurin dengan dosis tinggi secara signifikan mengurangi interleukin (IL) -1 dan protein C-reaktif yang pada gilirannya mengurangi perilaku hiperaktif. Suplementasi ini juga berdampak positif pada pensinyalan otak pada tikus ADHD (13).

 

 

 

Sumber Alami

 

Taurin terkandung di dalam beberapa sumber alami seperti: 

Makanan laut

Daging

Unggas

Telur

Kopi

Teh

 

 

Dosis

 

Sebagai nootropik, dosis taurin yang disarankan adalah 500 mg – 2 g per hari, dengan dosis maksimal 3 g per hari. 

 

 

Efek Samping

 

Pada individu sehat, mengonsumsi taurin dengan jumlah yang wajar tidak memiliki efek samping.

 

Namun, terdapat satu laporan pada binaragawan bahwa kombinasi taurin dengan insulin dan steroid menyebabkan kerusakan otak. Hal tersebut belum diketahui secara pasti apakah disebabkan taurin atau obat lain yang diminum.

 

Kontraindikasi

 

Beberapa kondisi yang harus diperhatikan dalam mengonsumsi taurin yaitu:

Ibu hamil atau menyusui

Gangguan bipolar

 

 

Referensi:

Tomen D. (2018). Taurine. Nootropics Expert. Diakses pada 23 September 2019.

WebMD. (2018). Taurine. WebMD. Diakses pada 23 September 2019.

Mawer R. (2018). What is taurine? Benefits, side effects, and more. Healthline. Diakses pada 23 September 2019.

Wu GF, Ren S, Tang RY, et al. Antidepressant effect of taurine in chronic unpredictable mild stress-induced depressive rats. Sci Rep. (2017).

Toyoda A, Iio W. Antidepressant-like effect of chronic taurine administration and its hippocampal signal transduction in rats. Adv Exp Med Biol. (2013). 

O’Donnell CP, Allott KA, Murphy BP, et al. Adjunctive taurine in first-episode psychosis: A phase 2, double-blind, randomized, placebo-controlled study. J Clin Psychiatry. (2016).

Pereira C, Chavarria V, Vian J, et al. Mitochondrial agents for bipolar disorder. Int J Neuropsychopharmacol. (2018).

Akande MG, Aliu YO, Ambali SF, Ayo JO. Taurine mitigates cognitive impairment induced by chronic co-exposure of male Wistar rats to chlorpyrifos and lead acetate. Environ Toxicol Pharmacol. (2014).

Kumari N, Prentice H, Wu JY. Taurine and its neuroprotective role. Adv Exp Med Biol. (2013).

El Idrissi A, Shen CH, L’amoreaux WJ. Neuroprotective role of taurine during aging [published correction appears in Amino Acids. 2014 Jan;46(1):123]. Amino Acids. (2013).

Suárez LM, Muñoz MD, Martín Del Río R, Solís JM. Taurine content in different brain structures during ageing: Effect on hippocampal synaptic plasticity. Amino Acids. (2016).

Ward RJ, Dexter DT, Crichton RR. Ageing, neuroinflammation and neurodegeneration. Front Biosci (Schol Ed). (2015).

Sun Q, Hu H, Wang W, Jin H, Feng G, Jia N. Taurine attenuates amyloid β 1-42-induced mitochondrial dysfunction by activating of SIRT1 in SK-N-SH cells. Biochem Biophys Res Commun. (2014). 

Pasantes H, Ramos-Mandujano G, Hernandez-Benitez R. Taurine enhances proliferation and promotes neuronal specification of murine and human neural stem/progenitor cells. Advances in Experimental Medicine and Biology. (2015). 

Chen VC, Chiu CC, Chen LJ, Hsu TC, Tzang BS. Effects of taurine on striatal dopamine transporter expression and dopamine uptake in SHR rats. Behav Brain Res. (2018). 

Chen VC, Hsu T, Chen L, Chou H, Weng  J, Tzang B. Effects of taurine on resting-state fMRI activity in spontaneously hypertensive rats. Plos One. (2017). 


Tags: , , ,