fbpx
LOGO

Masalah Siklus Menstruasi pada Wanita Vegan dan Vegetarian

September 14, 2020
IMG

Setiap jenis diet memiliki manfaat dan risiko masing-masing. Diet vegetarian atau vegan terencana diklaim dapat menurunkan risiko diabetes, kolesterol tinggi, kanker, dan masalah berat badan. Pertanyaannya, dengan tidak memakan daging dan produk hewani, apakah sistem metabolik dan fungsi tubuh dapat bekerja dengan baik? 

 

Daging dan produk hewani yang tidak diperbolehkan untuk dikonsumsi pada diet vegan atau vegetarian mengandung banyak nutrisi penting, seperti protein, kalsium, asam lemak omega-3, vitamin B, dan terutama zat besi. Karena hal ini, seorang vegan atau vegetarian jelas mengalami kekurangan nutrisi teresebut.

 

Daging merah merupakan sumber utama zat besi. Zat besi diperlukan untuk memproduksi hemoglobin, sejenis protein yang ditemukan dalam sel darah merah yang berperan membawa oksigen dari paru-paru dan seluruh tubuh. Kekurangan zat besi akan menyebabkan Anda merasa lelah dan menjadi penyebab utama dari anemia.  

 

Wanita sangat memerlukan zat besi dalam banyak hal dan kekurangan zat besi akan sangat berdampak pada kesehatan mereka. Misalnya, wanita yang sedang menstruasi harus memperhatikan asupan zat besi mereka, terutama para vegetarian atau vegan yang perlu mencari sumber zat besi selain daging, karena mereka akan kehilangan banyak zat besi selama menstruasi. 

 

Rendahnya zat besi dan BMI (Body Mass Index) serta tingginya aktivitas fisik pada vegetarian akan menyebabkan periode menstruasi yang lebih pendek. Jika siklus yang tidak teratur dianggap hal normal, namun berkurangnya periode menstruasi yang berkepanjangan mungkin memiliki dampak lain pada kesuburan. Jika haid Anda berhenti selama lebih dari tiga siklus, Anda harus mengunjungi dokter (1).

 

Vegetarian juga memiliki lebih banyak gejala menstruasi seperti sindrom pramenstruasi berat (PMS), nyeri haid yang intens, dan periode menstruasi yang tidak teratur. Selain itu, wanita vegetarian memiliki kesehatan mental yang lebih buruk, termasuk depresi, serangan panik, dan perilaku melukai diri sendiri (2). 

 

 

 

Rekomendasi Asupan Zat Besi Harian

 

Menurut Kantor Pencegahan Penyakit dan Promosi Kesehatan AS (ODPHP), jumlah zat besi harian yang disarankan bergantung dengan usia dan jenis kelamin, seperti berikut:

 

Anak-anak berusia 1 hingga 3 tahun: 7 miligram

Anak-anak berusia 4 hingga 8 tahun: 10 miligram

Anak-anak berusia 9 hingga 13 tahun: 8 miligram

Wanita berusia 14 hingga 18 tahun: 15 miligram

Pria berusia 14 hingga 18 tahun: 11 miligram

Wanita berusia 19 hingga 50 tahun: 18 miligram

Wanita hamil dan menyusui: 27 miligram

Pria berusia 19 tahun ke atas: 8 miligram

Wanita berusia 51 tahun ke atas: 8 miligram

 

 

Cara Mendapatkan Zat Besi Secara Alami

 

Untuk menggantikan zat besi yang hilang, seorang vegetarian atau vegan disarankan untuk mengonsumsi suplemen zat besi. Hal ini karena jenis zat besi yang ditemukan dalam makanan nabati diketahui tidak dapat diserap seperti sumber zat besi hewani. Zat besi heme yang berasal dari daging, unggas dan ikan diserap dua hingga tiga kali lebih efisien daripada zat besi dari tanaman (zat besi non-heme). 

 

Zat besi dapat ditemukan dalam makanan nabati seperti sayuran hijau gelap, biji-bijian, kacang-kacangan, dan kombinasikan dengan vitamin C untuk meningkatkan simpanan zat besi pada vegetarian atau vegan. 

 

Anda juga dapat menggunakan panci atau wajan yang terbuat dari besi atau baja carbon (cast iron pan/carbon steel). Memasak diatas panci besi dapat memindahkan zat besi yang ada pada panci ke dalam makanan dan tubuh.

 

 

Referensi:

Caroll K. (2016). No meat, no problem? The effect of veganism and vegetarianism on the menstrual cycle. Medium. Diakses pada 21 Agustus 2019.

Levy J. (2018). Iron deficiency: How common it is + how to reverse naturally. Dr Axe. Diakses pada 21 Agustus 2019.

Patel K. (2019). Are cast iron pans unsafe?. Examine. Diakses pada 21 Agustus 2019.

Vale B, Brito S, Paulos L, Moleiro P. Menstruation disorders in adolescents with eating disorders – target body mass index
percentiles for their resolution. Einstein. (2014). 

Baines S, Powers J, Brown WJ. How does the health and well-being of young Australian vegetarian and semi-vegetarian women compare with non-vegetarians?. Public Health Nutr. (2007). 


Tags: