fbpx
LOGO

Mengenal Fucoxanthin, Pigmen Coklat yang Ampuh Melawan Kanker

August 5, 2020
IMG

Fucoxanthin atau fukosantin adalah karotenoid atau pigmen berwarna coklat yang sebagian besar ditemukan di rumput laut coklat dan beberapa makhluk laut lainnya. Fucoxanthin mengandung antioksidan yang memiliki beragam manfaat kesehatan, dan umumnya digunakan untuk membakar lemak tubuh.

 

Fucoxanthin juga memiliki manfaat kesehatan lainnya, seperti memperbaiki kelainan metabolisme glukosa di jaringan otot yang dapat membantu penderita diabetes, serta membantu mengurangi kadar kolesterol dan trigliserida. 

 

 

Manfaat

 

1. Membantu Melawan Kanker

Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa fucoxanthin memiliki sifat anti-kanker melalui berbagai mekanisme. Fucoxanthin memberikan efek sitotoksik yang mampu menginduksi terjadinya apoptosis (kematian sel terprogram yang penting untuk menghentikan proliferasi sel kanker) sehingga mengurangi pertumbuhan sel kanker. Selain itu fucoxanthin juga memiliki kemampuan untuk menarget sel kanker secara spesifik sehingga tidak mengganggu fungsi-fungsi sel normal (1, 2, 3, 4, 5).

 

Penelitian lain menunjukkan bahwa pemberian kombinasi cisplatin dengan fucoxanthin selama 24 jam secara signifikan mampu mengurangi poliferasi sel kanker lebih efektif jika dibandingkan hanya dengan pemberian kemoterapi cisplantin. Dalam hal ini, fucoxanthin mampu menjadi salah satu strategi meningkatkan keefektifan pengobatan kanker (6).

 

2. Membantu Mengobati Diabetes

Secara umum, mengonsumsi makanan yang kaya nutrisi dan kebiasaan diet yang tidak rasional dapat menyebabkan obesitas dan diabetes mellitus. Diabetes mellitus biasanya disebabkan oleh obesitas karena asupan energi yang berlebihan dan akumulasi lipid dapat meningkatkan resistensi insulin.

 

Fucoxanthin terbukti memainkan peran penting dalam mengontrol glukosa darah dan mengurangi resistensi insulin. Dalam beberapa penelitian pada tikus yang diberikan diet tinggi lemak membuktikan bahwa pemberian fucoxanthin mampu menurunkan kolesterol total dan trigliserida (7, 8).

 

3. Menurunkan Berat Badan

Fucoxanthin terbukti dapat membantu menurunkan berat badan, terutama pada orang dengan obesitas atau kelebihan berat badan. Dalam beberapa tahun terakhir, para peneliti Rusia melakukan penelitian double-blind, acak, terkontrol plasebo yang menguji efek fucoxanthin untuk pertama kalinya pada manusia. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efek dari suplemen yang mengandung fucoxanthin ganggang laut coklat dan minyak biji delima. Partisipan sebanyak 151 wanita premenopause obesitas non-diabetes diberikan 600 miligram ekstrak yang mengandung 2,4 miligram fucoxanthin.

 

Setelah penelitian, partisipan yang mengonsumsi fucoxanthin mengalami penurunan berat badan sekitar 6,5 kg dalam 16 minggu. Penelitian juga membuktikan adanya peningkatan dalam pengeluaran energi yang mendorong pembakaran lemak dan penurunan berat badan. Sementara itu, didapatkan juga penurunan positif pada banyak indikator kesehatan, termasuk lemak hati, tekanan darah, trigliserida dan protein C-reaktif (9).

 

 

Sumber 

 

Rumput laut

Mikroalga

Ganggang coklat

Kelp

 

 

Dosis Pemakaian

 

Dosis harian fucoxanthin sebesar 2,4-8 mg per hari.

 

 

Interaksi Sinergi

 

Fucoxanthin aman dikombinasikan dengan:

• Asam lemak atau minyak ikan: Untuk meningkatkan penyerapan fucoxanthin.

Minyak biji delima: Kombinasi keduanya dapat membantu mempercepat pembakaran lemak dan penurunan berat badan.

 

Obat-obatan berikut ini kemungkinan berinteraksi dengan fucoxanthin. Sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Adapun obat-obatan tersebut ialah:

Opioid sufentanil dan metadon

Imunosupresan siklosporin, tacrolimus, dan sirolimus

Obat antihipertensi felodipine dan nifedipine

Obat antikanker endoksifen, tamoxifen, dan sunitinib

Obat penenang midazolam

Obat penurun kolesterol (statin) simvastatin, atorvastatin, dan lovastatin

Antibiotik eritromisin

Kortikosteroid fluticasone propionate.

 

 

Efek Samping

 

Rumput laut mungkin mengandung logam berat seperti arsenik, kadmium, dan timbal serta kontaminan lainnya. Mengonsumsi alga yang terkontaminasi dapat menyebabkan:

Sakit perut

Muntah

Kerusakan hati 

Kelemahan

Peningkatan detak jantung 

Syok, dan bahkan kematian.

 

 

Kontraindikasi

 

Wanita hamil atau menyusui

Orang dengan riwayat medis. Disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

 

 

Referensi

Patel, Kamal. (2013). Fucoxanthin. Examine. Diakses pada 19 Juli 2019.

Cohen, Joe. (2019). Fucoxanthin (Brown seaweed extract) benefits + side effects. Self Hacked. Diakses pada 19 Juli 2019. 

Wong, Cathy. (2019). The uses and benefits of fucoxanthin. Very Well Fit. Diakses pada 19 Juli 2019.

Price, Annie. (2016). Top 7 algae benefits that may surprise you. Dr Axe. Diakses pada 19 Juli 2019.

Satomi Y. Antitumor and cancer-preventative function of fucoxanthin: A marine carotenoid. Anticancer Res. (2017). 

Mei C, Zhou S, Zhu L, Ming J, Zeng F, Xu R. Antitumor effects of laminaria extract fucoxanthin on lung cancer. Mar Drugs. (2017). 

Wang L, Zeng Y, Liu Y, et al. Fucoxanthin induces growth arrest and apoptosis in human bladder cancer T24 cells by up-regulation of p21 and down-regulation of mortalin. Acta Biochim Biophys Sin (Shanghai). (2014). 

Kumar SR, Hosokawa M, Miyashita K. Fucoxanthin: A marine carotenoid exerting anti-cancer effects by affecting multiple mechanisms. Mar Drugs. (2013). 

Hou LL, Gao C, Chen L, Hu GQ, Xie SQ. Essential role of autophagy in fucoxanthin-induced cytotoxicity to human epithelial cervical cancer HeLa cells. Acta Pharmacol Sin. (2013). 

Liu CL, Lim YP, Hu ML. Fucoxanthin enhances cisplatin-induced cytotoxicity via NFκB-mediated pathway and downregulates DNA repair gene expression in human hepatoma HepG2 cells. Mar Drugs. (2013). 

Ha AW, Kim WK. The effect of fucoxanthin rich power on the lipid metabolism in rats with a high fat diet. Nutr Res Pract. (2013). 

Hu X, Li Y, Li C, et al. Combination of fucoxanthin and conjugated linoleic acid attenuates body weight gain and improves lipid metabolism in high-fat diet-induced obese rats. Arch Biochem Biophys. (2012). 

Abidov M, Ramazanov Z, Seifulla R, Grachev S. The effects of Xanthigen in the weight management of obese premenopausal women with non-alcoholic fatty liver disease and normal liver fat. Diabetes Obes Metab. (2010). 


Tags: ,