fbpx
LOGO

Perlu Diketahui, Beginilah Cara Kerja Sistem Pencernaan pada Manusia

August 10, 2020
IMG

Tubuh memperoleh energi melalui proses memecah makanan oleh sistem pencernaan. Sistem pencernaan merupakan satu dari 11 sistem tubuh utama pada manusia. Organ-organ sistem pencernaan diantaranya yaitu lambung dan usus, bakteri, hormon, dan saraf bekerja sama untuk memecah dan mengubah makanan menjadi energi, membuat sel darah merah, membangun tulang, dan melakukan semua hal lain yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan tubuh

 

Proses pencernaan tidak hanya dilakukan pada perut, namun juga berkaitan dengan otak. Bagian otak hipotalamus terlibat dalam proses metabolisme dan merangsang nafsu makan. Ketika Anda makan, otak akan memutuskan bagaimana Anda akan mencerna makanan itu. Hipotalamus akan merespons sesuai kesehatan organ dan keadaan pikiran Anda.

 

 

Peran Organ Pencernaan

 

Sistem pencernaan memiliki banyak bagian penting yang terlibat. Dibawah ini adalah penjelasan singkat mengenai fungsi setiap organ pencernaan.

 

1. Mulut

Makanan pertama kali dipecah di mulut. Pemecahan dilakukan dengan melibatkan peran gigi, air liur, dan enzim sehingga menjadikan makanan lebih mudah dicerna oleh tubuh. Setelah diproses di dalam mulut makanan ditelan dan akan melanjutkan ke tahap pencernaan berikutnya. 

 

2. Kerongkongan

Kerongkongan atau faring adalah tempat selanjutnya yang dilalui makanan. Otot kerongkongan dapat berkontrasksi sehingga mendorong makanan masuk ke dalam saluran pencernaan selanjutnya yaitu lambung. 

 

3. Lambung

Organ sentral ini digunakan untuk menampung dan menggiling makanan. Enzim dan asam yang terdapat didalamnya memecah makanan menjadi pasta, bentuk makanan yang jauh lebih halus yang disebut chyme. Chyme kemudian dipindahkan menuju usus kecil.

 

4. Usus Kecil

Usus kecil terdiri dari tiga bagian yaitu duodenum, jejunum, dan ileum. Usus kecil melanjutkan proses memecah makanan dengan bantuan pankreas, hati, dan empedu. Disini juga tempat menyerap vitamin dan mineral. Setelah memastikan tidak ada lagi yang bisa dipecah atau diserap, melalui katup ileocecal, proses dilanjutkan ke usus besar.

 

5. Usus Besar

Usus besar merupakan tahap akhir dari proses pencernaan. Pada titik ini, usus besar menyerap air, vitamin dan mineral yang sebelumnya tidak dapat diserap, seperti yang larut dalam lemak. Setelah penyerapan, limbah atau bahan-bahan yang sudah tidak diserap dipindahkan ke rektum.

 

Proses pemindahan dari usus besar ke rektum memerlukan waktu 24 hingga 36 jam. Saat limbah sudah berada di rektum, akan memicu keinginan buang air besar dan dikeluarkan melalui anus.

 

 

 

Waktu yang Dibutuhkan untuk Mencerna Makanan

 

Pada dasarnya, setiap orang memiliki waktu yang berbeda dalam mencerna makanan dan mengubahnya menjadi energi, tetapi biasanya dibutuhkan sekitar enam hingga delapan jam makanan sampai di usus besar. 

 

Penelitian telah menunjukkan bahwa seluruh proses pencernaan makanan membutuhkan waktu rata-rata 50 jam untuk orang sehat, tetapi dapat bervariasi antara 24 sampai 72 jam tergantung sejumlah faktor. Waktu yang dibutuhkan untuk mencerna makanan juga berbeda pada pria dan wanita. Pria memiliki waktu mencerna yang lebih pendek dari wanita. 

 

 

Gangguan Pencernaan dan Gejalanya

 

Terdapat beberapa gejala yang memungkinkan Anda terkena masalah pencernaan, seperti kembung, sembelit, mulas, diare, perdarahan, nyeri di perut, inkontinensia, mual, muntah, nyeri telan, atau terjadinya penambahan atau penurunan berat badan secara tiba-tiba. 

 

Jika Anda mengalami gejala diatas, disarankan untuk segera menemui dokter. Jika Anda sedang hamil, menyusui, memiliki kondisi medis yang sedang berlangsung atau sedang minum obat, konsultasikan dengan dokter Anda sebelum melakukan perubahan pola makan atau mengonsumsi obat atau probiotik. 

 

Gejala diatas mungkin tanda dari beberapa penyakit pencernaan, termasuk batu empedu, masalah dubur (seperti wasir), tukak lambung, masalah hati (seperti hepatitis), pankreatitis, masalah usus (seperti sindrom iritasi usus besar (IBS) atau penyakit Crohn), dan hernia hiatal.

 

 

Tips Menjaga Kesehatan Pencernaan

 

Pola hidup dan pilihan makanan secara langsung akan mempengaruhi kesehatan pencernaan. Ada beberapa cara untuk menjaga kesehatan pencernaan, diantaranya adalah:

 

1. Mengunyah makanan

Mungkin kelihatan sepele, tapi hal ini ternyata memiliki dampak yang besar. Seperti yang kita tahu, mulut memotong makanan menjadi bagian-bagian kecil. Hal ini sangat membantu proses pencernaan selanjutnya dan mempersingkat kerja organ pencernaan lainnya. Otak juga memerlukan waktu untuk menerima sinyal bahwa Anda kenyang, maka disarankan untuk mengunyah sekitar 20-30 kali sebelum menelan makanan.

 

2. Makan makanan berserat dan minum cukup air 

Serat memudahkan makanan yang dicerna bergerak menuju usus. Serat membantu tubuh memecah lemak dan membantu penyerapan nutrisi. Meminum cukup air juga tentunya memberikan manfaat yang sama, dimana ketika tubuh kekurangan air, akan menyebabkan tinja lebih keras yang lebih sulit untuk melewati usus besar.  

 

Makanan yang baik untuk kesehatan pencernaan diantaranya berupa sayur-sayuran, buah-buahan, biji-bijian, dan kaldu tulang. Hindari makanan yang termasuk alergen dan radang seperti biji-bijian yang tidak bertunas, pemanis buatan, minyak olahan, daging ternak, makanan olahan, makanan cepat saji, bahan tambahan makanan sintetis dan produk susu konvensional. 

 

Tak lupa untuk menghindari rokok, konsumsi alkohol, dan obat-obatan yang tidak diperlukan.

 

3. Berolahraga

Olahraga  seperti joging, mengangkat beban atau melakukan yoga akan meningkatkan aliran darah ke organ tubuh dan menggerakkan otot-otot di saluran pencernaan. Ini adalah hal yang penting karena olahraga mengencangkan otot dinding usus besar saat berkontraksi mengeluarkan limbah. 

 

Berolahraga juga membantu mengurangi stres, dimana stres juga berpengaruh terhadap kesehatan pencernaan dan dapat menyebabkan masalah pencernaan seperti sindrom iritasi usus besar.

 

4. Mengonsumsi probiotik

Probiotik merupakan bakteri menguntungkan yang membantu sistem kekebalan tubuh. Probiotik berfungsi melawan bakteri jahat serta mempromosikan pelepasan antibodi alami dalam saluran pencernaan. Penelitian telah menemukan bahwa probiotik dapat meredakan sindrom iritasi usus, mencegah alergi dan infeksi. Susu merupakan sumber probiotik terbaik, diikuti dengan roti, acar kubis, dan kedelai fermentasi. 

 

 

Referensi

Ruggeri, Christine. (2018). How your digestive system works. Dr Axe. Diakses pada 25 Juli 2019.

Robinson, Jennifer. (2018). Your digestive system. WebMD. Diakses pada 25 Juli 2019.

Tresca, A. J. (2019). Your digestive system and how it works. Verywell Health. Diakses pada 25 Juli 2019.


Tags: , , ,