fbpx
LOGO

Studi Terbaru: Kegemukan dapat Menurunkan Fungsi Otak dan Kognitif

November 6, 2020
IMG

Sebuah penelitian terbaru membuktikan bahwa berat badan berlebih atau obesitas berkaitan dengan penurunan fungsi otak dan kognitif. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Neurology ini menyatakan massa tubuh berlebih, terutama peningkatan lemak perut, berisiko menurunkan volume otak. 

 

Penelitian ini menggunakan metode data cross-sectional dari studi Biobank Inggris dengan 9.652 partisipan berusia 40 hingga hampir 70 tahun. Sebelumnya, para peserta telah melalui pemeriksaan magnetic resonance imaging (MRI).

 

Peserta juga melalui tes seperti:

 

• Pengukuran tinggi dan berat badan: untuk menghitung skor indeks massa tubuh

 

• Pengukuran massa lemak tubuh: untuk mengetahui skor indeks lemak mediasi

 

• Pengukuran lingkar pinggang dan pinggul: untuk menghasilkan pengukuran lain yang mengindikasikan kenaikan berat badan

 

Nantinya, para peneliti membandingkan pengukuran indeks massa tubuh (BMI) dan rasio pinggang-pinggul dengan volume jaringan pembawa sinyal yang disebut materi abu-abu dan materi putih.

 

Materi abu-abu mengendalikan indera tubuh seperti pendengaran, perasaan, melihat, berbicara, dan ingatan. Sedangkan materi putih mengontrol fungsi-fungsi tubuh yang tidak disengaja seperti tekanan darah, detak jantung, dan suhu tubuh.

 

Dalam studi ini, peneliti juga mempertimbangkan faktor lain yang dapat menghasilkan perbedaan volume otak seperti usia, aktivitas merokok, dan rutinitas berolahraga.

 

Berdasarkan pengukuran tersebut, satu dari lima sampel memenuhi syarat mengalami obesitas, sedangkan sebagian besar kurang aktif secara fisik dan lebih cenderung memiliki penyakit jantung dan tekanan darah tinggi.

 

Dengan mempertimbangkan faktor lain, para peneliti juga menemukan bahwa indeks massa tubuh (BMI) dan rasio pinggang-pinggul (WHR) berkaitan dengan penurunan volume materi abu-abu.

 

Sekitar 1.300 subjek termasuk dalam kategori yang perlu diperhatikan yaitu memiliki BMI tinggi dengan rasio pinggang:panggul yang tinggi, rata-rata mereka memiliki volume otak materi abu-abu hanya 786 sentimeter kubik.

 

Sedangkan, peserta yang memiliki BMI tinggi namun lingkar pinggangnya relatif lebih ramping memiliki 793 sentimeter kubik volume materi abu-abu. 

 

Menurut Hamer, mereka juga menemukan hubungan antara obesitas dan penyusutan di wilayah otak tertentu. Meski begitu, hasil penelitian ini menuai perdebatan dan penelitian ini dapat membuka peluang untuk melakukan penelitian lanjut yang lebih besar dan teratur. 

 

 

 

Referensi:

Mcrae M. (2019). Carrying extra belly fat has just been linked to a worrying ‘brain shrink’. Science Alert. Diakses pada 09 Agustus 2019.


Tags: